Akun Jonru Kembali Dilaporkan, Plus Permintaan Cegah

Jonru Ginting. (Facebook)

Oleh: Bayu Marhaenjati / HA | Rabu, 20 September 2017 | 02:15 WIB

Jakarta - Tim pengacara Muannas Alaidid, kembali membuat laporan terkait kasus dugaan pencemaran nama baik melalui media sosial yang diduga dilakukan pemilik akun Facebook Jonru Ginting, Nugra Za, dan akun Twitter Intelektual Jadul Flato, ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya, hari ini.

Pengacara Muannas, Ridwan Syaidi Tarigan, mengatakan pihaknya membuat laporan karena akun-akun media sosial itu diduga telah menyebarkan fitnah terhadap Muannas.

"Pada intinya fitnah mengatakan klien kita ini anak pimpinan PKI, ini fitnah besar, ujaran kebencian," ujar Ridwan, di Mapolda Metro Jaya, Selasa (19/9).

Dikatakan, kliennya mengetahui adanya dugaan pencemaran nama baik melalu media sosial itu sekitar tanggal 1 hingga 7 September 2017.

"Kami membawa sejumlah barang bukti screenshot postingan akun-akun itu. Sudah diserahkan tadi," ungkapnya.

Laporan tim pengacara Muannas diterima pihak SPKT Polda Metro Jaya dengan nomor laporan polisi: LP/4517/IX/2017/PMJ/Dit. Reskrimsus, terkait dugaan pencemaran nama baik melalui media elektronik yang diatur Pasal 27 ayat 3 Juncto Pasal 45 ayat 1 dan atau Pasal 28 ayat 2 Juncto Pasal 45 ayat 2 Undang-undang RI Nomor 19 tahun 2017 tentang ITE.

Sementara itu, pihak pengacara Muannas juga mengirimkan surat permohonan kepada Polda Metro Jaya agar berkoordinasi dengan imigrasi untuk melakukan pencegahan terhadap Jonru agar tidak pergi ke luar negeri.

"Hari ini, kita telah membuat surat permohonan pencekalan terhadap Jonru, dicekal ke luar negeri. Kami bukan melanggar hak hidup dia, kita ingin Jonru tetap di Indonesia agar laporan klien kita berjalan. Semoga penyidik cepat bergerak dan membuat Jonru untuk dicekal," tandasnya.

Sebelumnya diketahui, Muannas telah melaporkan pemilik akun media sosial atas nama Jonru Ginting dengan nomor laporan LP/4153/VIII/Dit Reskrimsus, tertanggal 31 Agustus 2017, terkait dugaan ujaran kebencian atau hate speech melalui media elektronik.

Selain Muannas, seorang pengacara atas nama M Zakir Rasyidin melaporkan pemilik akun Facebook Jonru Ginting dengan nomor LP/4148/IX/2017/PMJ/Dit.Reskrimsus, tertanggal 4 September 2017. Laporannya terkait terkait pencemaran nama baik dan fitnah yang bermuatan kebencian serta SARA.




Sumber: BeritaSatu.com
ARTIKEL TERKAIT