Rekan Bisnis Sandiaga Ditetapkan Tersangka Penggelapan

Andreas Tjahjadi (youtube)

Oleh: Bayu Marhaenjati / YUD | Kamis, 19 Oktober 2017 | 16:48 WIB

Jakarta - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, menetapkan Andreas Tjahyadi sebagai tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan penjualan tanah. Sementara, Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno yang turut dilaporkan dalam kasus itu masih berstatus saksi.

"Iya tersangka. Pasalnya penipuan dan penggelapan terkait satu objek tanah," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Nico Afinta, di Mapolda Metro Jaya, Kamis (19/10).

Dikatakannya, penyidik rencananya akan memeriksa Andreas sebagai tersangka dalam waktu dekat.

"Andreas ini sudah kami panggil, dan akan memberikan keterangan rencananya minggu ini," ungkapnya.

Sementara itu, penyidik belum berencana memanggil Sandiaga yang turut dilaporkan dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan penjualan tanah itu sebagai saksi.

"Terkait beliau (Sandiaga Uno) itu masih belum ya. Kami lengkapi Pak Andreas dulu," katanya.

Menurutnya, saat ini penyidik akan fokus menggali keterangan dari tersangka Andreas terlebih dulu.

"Nanti kalau pak Andreas sudah datang, apa yang menjadi keterangan pak Andreas jadi acuan kami proses penyidikan ke depan," tandasnya.

Diketahui, pengusaha Djoni Hidayat melalui kuasa hukumnya Fransiska Kumalawati Susilo, melaporkan Sandiaga Uno dan Andreas Tjahjadi, terkait kasus dugaan penggelapan, ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya, dengan nomor laporan: TBL/1151/III/2017/PMJ/Dit. Reskrimum, pada tanggal 8 Maret 2017.

Andreas dan Sandiaga diduga telah melakukan penggelapan saat melakukan penjualan sebidang tanah di Jalan Raya Curug, Tangerang Selatan, Banten, tahun 2012 silam.




Sumber: BeritaSatu.com
ARTIKEL TERKAIT