Polisi yang Kawal Dewi Perssik Diganjar Sanksi

Polisi yang Kawal Dewi Perssik Diganjar Sanksi
Ilustrasi polisi. ( Foto: Antara/Rahmad )
Bayu Marhaenjati / FER Rabu, 13 Desember 2017 | 22:43 WIB

Jakarta - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, memberikan sanksi kepada anggota Patwal Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya berinisial D, lantaran diduga melakukan pengawalan mobil B 12 DP milik Dewi Perssik (Depe) yang hendak masuk ke jalur busway, di kawasan Pejaten, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

"Sudah (diberikan sanksi). Sekarang distafkan, mungkin nanti akan ada tindakan lain lagi dibicarakan. Tapi karena anggota tersebut tidak lapor, kita berikan tindakan sekarang jadi staf," ujar Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Halim Paggara, Rabu (13/12).

Dikatakan, D melakukan pengawalan menggunakan sepeda motor. "Jadi pada saat itu ketemu Depe di jalan, kemudian Depe jalan duluan diikuti dari belakang. Saat pulang dinas. Tidak ada bayaran itu gratis," ungkapnya.

Ia menyampaikan, anggota dan pengacara Depe sudah bertemu, serta menjelaskan kronologinya. "Saya hanya ambil keterangan bahwa anggota melakukan pengawalan. Ya, nanti saya dalami dulu sama anggota. Nanti akan ada tindakan lebih lanjut kalau terbukti sering lakukan pengawalan. Sementara sudah diberikan hukuman dengan distafkan," katanya.

Diketahui, beredar rekaman video berisi gambar sebuah mobil B 12 DP yang ditumpangi Dewi Perssik dikelilingi sejumlah warga, ketika hendak menerobos jalur busway, di kawasan Pejaten, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Pasca-kejadian, Depe mengklarifikasi kejadian itu melalui tulisan di akun instagramnya. Menurutnya, ia terpaksa menerobos jalur busway karena asistennya mengalami penyakit asma dan harus segera ke rumah sakit.

Perkara ini pun berujung pada perkara hukum. Pegawai PT Transjakarta Harry Maulana Saputra membuat laporan dugaan ancaman kekerasan (Pasal 335 KUHP), penghinaan (315 KUHP) dan perbuatan melawan petugas (212 KUHP) dengan nomor laporan polisi LP/5891/XII/2017/PMJ/ Dit Reskrimum, Sabtu (2/12) kemarin. Terlapornya, masih dalam penyelidikan.

Sementara itu, Dewi Perssik dikabarkan juga telah membuat laporan polisi terkait dugaan pencemaran nama baik melalui media elektronik sesuai Pasal 45 ayat 1 Juncto Pasal 27 ayat 3 Undang-undang (UU) Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).



Sumber: BeritaSatu.com