Kader Tewas Ditembak Oknum Brimob, Gerindra Cari Keadilan

Kader Tewas Ditembak Oknum Brimob, Gerindra Cari Keadilan
Lokasi keributan parkir sebuah tempat hiburan malam di Jalan Siliwangi, Kota Bogor yang diberikan garis polisi yang menyebabkan FW tewas terkana peluru oknum Brimob Briptu AR, Sabtu (20/1). ( Foto: BeritaSatu Photo / Vento Saudale )
Vento Saudale / YUD Sabtu, 20 Januari 2018 | 20:54 WIB

Bogor - Pascakeributan menyebabkan FW (25) tewas terkena tembakan yang dilepaskan oknum anggota Brimob Briptu RA, Sabtu (20/1) dini hari. Ketua DPP Partai Gerindra Bidang Advokasi Habiburokhman mendatangi Mapolresta Bogor Kota, Sabtu (20/1) sore guna mencari keadilan terkait kasus penembakan itu.

Dalam keterangannya, Habiburokhman mengatakan korban FW merupakan kader dan dekat dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

"Korban adalah kader aktif Partai Gerindra. Kita semua dekat dengan Pak Prabowo, termasuk korban," kata Habiburokhman.

Dalam kesempatan itu, ia pun membuat laporan terkait penembakan yang menyebabkan FW meninggal. Laporan tersebut guna menguatkan dalam proses penyidikan nantinya.

Ia pun mengaku mendampingi beberapa teman korban yang saat ini diproses pemeriksaan oleh petugas dengan sangkaan penganiyaan dan pengeroyokan.

"Saya sangat kaget ternyata rekan-rekan korban justru diperiksa atas laporan atas pengeroyokan. Saya pikir ini enggak fair, saya sebagai kuasa hukum merasa enggak fair, yang diperiksa justru kejadian setelah penembakan," paparnya.

Habiburokhman pun berharap agar Polri bisa bersikap profesional, terutama netral karena ini menyangkut oknum anggota. Sehingga jangan sampai masyarakat berpersepsi salah terkait masalah penegakan hukum.

"Sebab ini salah masalah nyawa dan kita tidak mau main-main, kita akan serius mengadvokasi masalah ini sampai di manapun kita akan mencari keadilan,"tutupnya.

Sebelumnya, FW tewas tertembak peluru yang diduga milik anggota Brigade Mobile (Brimob) Briptu AR (25) saat terlibat keributan di tempat hiburan malam, Kota Bogor, Sabtu (20/1) dini hari.

Keributan terjadi sekitar pukul 02.00 WIB. Kepala Bidang Penegakan Hukum (Kabidkum) Polda Jabar, Komisaris Besar Iksantyo Bagus Pramono dalam keterangannya menuturkan, kejadian bermula kedua korban bertemu di lahan parkir sebuah tempat hiburan malam di Jalan Siliwangi, Kota Bogor. Lalu pistol yang digunakan AR meletus saat keduanya terjadi adu mulut.



Sumber: BeritaSatu.com
CLOSE