Kasus Bahar Smith Naik Penyidikan

Kasus Bahar Smith Naik Penyidikan
Habib Bahar bin Smith. ( Foto: Facebook Sayyid Bahar Bin Smith )
Bayu Marhaenjati / HA Rabu, 5 Desember 2018 | 18:30 WIB

Jakarta - Penyidik Polda Metro Jaya telah menaikkan status laporan Ketua Cyber Indonesia Muannas Alaidid terkait dugaan tindak pidana ujaran kebencian serta penghapusan diskriminasi ras dan etnis yang diduga dilakukan Bahar bin Smith, dari penyelidikan ke tahap penyidikan.

"Untuk kasus ini sudah naik penyidikan. Keterangan-keterangan kan sudah kami ketahui, saksi-saksi sudah, saksi ahli sudah. Kita sudah naikkan ke penyidikan," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Rasen Prabowo Argo Yuwono, Rabu (5/12).

Dikatakan, penyidik selanjutnya akan memeriksa Bahar terkait kasus ini. Namun, Argo belum mengetahui kapan jadwal pemanggilannya.

"Tentu akan kita lakukan (pemanggilan). Kita tunggu agendanya (dari penyidik)," ungkapnya.

Diketahui, Ketua Cyber Indonesia Muannas Alaidid melaporkan Habib Bahar dengan nomor laporan polisi: TBL/6519/XI:2018/PMJ/Ditreskrimsus, tanggal 28 November 2018, terkait Pasal 28 ayat (2) juncto Pasal 45 A ayat 2 UU RI Nomor 19 Tahun 2018 Tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE, dan Pasal 4 huruf b angka 2 Juncto Pasal 16 UU RI Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis, dan Pasal 207 KUHP, dengan ancaman pidana lebih dari 5 tahun penjara.

Muannas melaporkan Bahar terkait pernyataannya dalam ceramah yang menghina dan merendahkan Presiden Joko Widodo dengan menyebut antara lain: "Kalau kamu ketemu Jokowi, kamu buka celananya itu, jangan-jangan haid Jokowi itu, kayaknya banci itu."



Sumber: BeritaSatu.com
CLOSE