Kurangnya kesadaran tertib berlalu lintas

Jakarta - Upaya untuk mengurangi jumlah kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan luka ringan, berat hingga kematian terus dilakukan oleh Korps Lalu Lintas Kepolisian Republik Indonesia (Korlantas Polri).

Berbagai cara dilakukan dari peluncuran slogan Jadilah Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas dan Budayakan Keselamatan sebagai Kebutuhan, yang dilakukan tahun lalu, hingga berbagai kampanye lainnya yang bersifat preventif hingga penegakan hukum.

Agar lebih maksimal, saat Rapat Kerja Teknis Korlantas yang dihadiri Dirlantas seluruh Indonesia di Cisarua Bogor, beberapa waktu lalu, diluncurkan lagu berjudul Pelopor Keselamatan.

“Kami berharap dengan lagu, maka akan lebih mudah diingat. Alhamdulillah angka meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas tahun 2012 dibandingkan tahun 2011 mengalami penurunan sebanyak 16 persen. Ini merupakan keberhasilan semua pemangku kepentingan yang mengurusi lalu lintas dan aturan jalan raya,” jelas Kakolantas Polri Irjen. Pol. Drs Pudji Hartanto dalam siaran persnya.

Korlantas mencatat, hingga Juli 2012, sebanyak 69.345 kecelakaan lalu lintas terjadi. Kecelakaan tersebut membuat 31.185 nyawa melayang sia-sia. sebanyak 81 persen jumlah kecelakaan, dikarenakan pengguna jalan tidak mematuhi peraturan lalu lintas. Jumlah tersebut diperkirakan meningkat dari tahun ke tahun seiring dengan berkurangnya kedisiplinan berlalu lintas.

Lagu berjudul Pelopor Keselamatan, dibuat dengan lirik ringan dan mudah diingat diramu dalam musik bernada riang. Saat diperdengarkan dan dinyanyikan Polwan NTMC Polri di acara Rakernis di Cisarua, lagu ini mendapatkan sambutan positif. Karena kata-katanya merupakan himbauan dan musiknya nyaman di telinga.

“Semoga saja dengan mendengarkan lagu ini, para pengemudi kendaraan roda dua dan empat atau lebih, akan menjadi lebih hati-hati dalam berkendara, sehingga dapat meminimalisasi risiko kecelakaan yang menyebabkan luka ringan, berat, hingga meninggal dunia.

Penulis: Antara

Sumber:Antara