Ilustrasi gesek kartu kredit.

Jakarta - Polda Metro Jaya tengah menyelidiki kasus pencurian data nasabah kartu kredit yang dikeluarkan oleh BCA. Kendati demikian, belum ada tersangka yang ditetapkan dalam kasus ini.

"Tidak kita tangani karena sudah ditangani oleh penyidik Polda Metro Jaya. Tapi belum ada tersangkanya," kata Direktur Pidana dan Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Arief Sulistyanto saat dihubungi Beritasatu.com, Jumat (29/3).

Kasus pembobolan ini diduga terjadi di salah satu gerai kosmetik di Jakarta yang menjadi merchant BCA.

Modusnya adalah seseorang yang bekerja di gerai itu diduga mencuri data dan membuat duplikat dari kartu kredit BCA milik pelanggan yang berbelanja di gerai.

Kartu duplikat itu lantas digunakan bertransaksi online di Amerika Serikat (AS) dan Meksiko.

Direktur Utama Bank BCA Jahja Setiaadmaja di Jakarta, Rabu (27/3) mengakui adanya kasus ini.

"Jumlah kerugiannya masih di bawah Rp 1 miliar," katanya saat itu.

Penulis: Farouk Arnaz/NAD