Kapuspenkum Kejagung, Setia Untung Arimuladi

Jakarta - Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung (Kejagung) Setia Untung Arimuladi mengatakan, tersangka kasus pencurian pulsa Direktur Utama PT Colibri Network Nirmal Hiroo Bharwani alias HB Naveen bakal diadili setelah pelimpahan tahap dua yakni, penyerahan tersangka dan barang bukti telah dilakukan di Kejaksaan Negeri Jaksel.

Setelah berkas yang bersangkutan dinyatakan lengkap (P21) berdasarkan Surat Nomor B-664/E.4/EUH.1/03/2013 tanggal 5 Maret 2013 akhirnya pada hari ini dilaksanakan pelimpahan tahap dua ke Kejari Jaksel dan dalam waktu tidak lama lagi akan segera dilimpahkan ke pengadilan," kata Untung, di Jakarta, Selasa (16/4).

HB Naveen disangka melanggar Pasal 62 Jo Pasal 10 huruf a dan d UU No 8/1999 tentang perlindungan konsumen atau Pasal 45 ayat (2) Jo Pasal 55 KUHP atas kasus yang merugikan masyarakat tersebut melalui fasilitas pesan singkat menawarkan berbagai produk namun menyedot pulsa masyarakat.

Namun demikian sejauh ini belum diketahui nilai keuntungan yang didapat tersangka dalam melakukan perbuatannya.

Sementara untuk tersangka lainnya yakni, Wakil Direktur PT Telkomsel Khrisnawan Pribadi dan Direktur Utama PT Mediaplay Windra Mai Haryanto belum dinyatakan P21 sebab, berkas keduanya belum dikembalikan penyidik Polri ke jaksa peneliti untuk dilengkapi.

"Berkas perkara tersangka Khrisna Pribadi dan Windra Mai Haryanto masih menunggu diserahkan kembali dari penyidik Polri sesuai dengan petunjuk kelengkapan formil dan materiil," ujarnya.

Suara Pembaruan

Penulis: E-11/YUD

Sumber:Suara Pembaruan