Artis Ayu Azhari (kiri) menjawab sejumlah pertanyaan wartawan setibanya di Gedung KPK, Jakarta.

Jakarta - Artis Ayu Azhari mengaku ditawari untuk menyanyi dalam kampanye Pilkada di sejumlah daerah oleh tersangka kasus dugaan tindak pidana pencucian uang dalam pengurusan penambahan kuota impor daging sapi di Kementerian Pertanian (Kementan) tahun 2013, Ahmad Fathanah.

Hal itu dikatakan oleh Ayu usai menjalani pemeriksaan selama hampir tujuh jam di Kantor KPK, Rabu (1/5).

"Ini untuk pilkada, untuk menghibur," kata Ayu yang didampingi oleh Pengacaranya Fahmi Bahmid.

Ayu menjelaskan, Fathanah menawarinya pekerjaan tersebut di beberapa pilkada seperti di Bandung, Jawa Barat dan Sulawesi Selatan.

"Bahkan saya sudah dikenalkan dengan beberapa orang kliennya dia. Saya tidak tahu namanya," kata Ayu.

Ditanya lebih detil tentang pekerjaan yang harus dia lakoni, Ayu mengatakan Fathanah memintanya untuk menyanyi.

Menurut Ayu, tawaran tersebut belum terlaksana dan ia belum pernah menerima uang dari Fathanah.

Hari ini, KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap dugaan tindak pidana pencucian uang pegurusan penambahan kuota impor daging sapi di Kementerian Pertanian (Kementan) tahun 2013 dengan tersangka Ahmad Fathanah.

Berdasarkan pengembangan penyidikan kasus dugaan suap penentuan kuota impor daging sapi tahun 2013 di Kementerian Pertanian (Kemtan) Ahmad Fathanah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan TPPU.

Ahmad Fathanah dijerat dengan Pasal 3 dan atau Pasal 4 dan atau Pasal 5 Undang-undang Pencegahan dan pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

Bersamaan dengan penetapan TPPU tersebut, KPK menyita empat buah mobil mewah milik Ahmad Fathanah.

Keempat mobil yang disita penyidik KPK adalah mobil Toyota jenis FJ Cruiser warna hitam dengan nomor polisi B 1330 SZZ, mobil Toyota Alpard warna putih bernomor polisi B 53 FTI, mobil Toyota jenis Land Cruiser Prado TX warna hitam dengan nomor polisi B 1739 WFN, dan mobil Mercy C 200 warna hitam bernomor polisi B 8749 BS.

Selain Mobil Mercy, diketahui 3 mobil dibeli dari dealer William Mobil Pondok Indah. Kempat mobil itu ditaksir mencapai Rp 4,3 miliar.

Keempat mobil tersebut disita dari kediaman Ahmad Fathanah, salah satunya disita dari Apartemen Margonda Resident, Depok. Dimana ditempat itu, Fathanah tinggal satu atap dengan salah satu istri yang bernama Septi Sanustika. Saat ini kempat mobil tersebut menghuni pelataran parkir gedung KPK.

Penulis: Rizky Amelia