Seorang petugas keamanan melintasi mobil mewah milik tersangka kasus pengurusan kuota impor daging sapi di Kementerian Pertanian, Ahmad Fathanah yang disita di Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta

Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita mobil Honda Jazz putih dan jam bermerek Chopard milik model majalah dewasa, Vitalia Shesya.

Hal itu dikatakan oleh Juru Bicara KPK Johan Budi SP di kantor KPK, Senin (6/5).

"KPK melakukan penyitaan berkaitan dengan dugaan tindak pidana pencucian uang dengan tersangka AF (Ahmad Fathanah) dari barang-barang yang diduga dikuasai orang bernama Vitalia Shesya," kata Johan.

Johan menjelaskan mobil diserahkan oleh Vitalia pada Kamis pekan lalu. KPK lantas melakukan sita terhadap mobil tersebut. Sementara jam mahal milik Vitalia diserahkan beberapa waktu lalu.

"Menurut pengakuan diberikan dari AF karena AF dan Vitalia berteman," kata Johan.

Vitalia sendiri sudah dua kali menjalani pemeriksaan di kantor KPK untuk kasus pencucian uang yang dilakukan orang dekat mantan Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaaq.

Mobil sitaan tersebut saat ini terparkir di lahan parkir KPK. Sementara jam tangan seharga Rp70 juta tersebut sudah berada di tangan penyidik.

Selain itu, berdasarkan pengembangan penyidikan kasus dugaan suap penentuan kuota impor daging sapi tahun 2013 di Kementerian Pertanian (Kemtan) Ahmad Fathanah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan TPPU.

Ahmad Fathanah dijerat dengan Pasal 3 dan atau Pasal 4 dan atau Pasal 5 Undang-undang Pencegahan dan pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

Bersamaan dengan penetapan TPPU tersebut, KPK menyita empat buah mobil mewah milik Ahmad Fathanah.

Keempat mobil yang disita penyidik KPK adalah mobil Toyota jenis FJ Cruiser warna hitam dengan nomor polisi B 1330 SZZ, mobil Toyota Alpard warna putih bernomor polisi B 53 FTI, mobil Toyota jenis Land Cruiser Prado TX warna hitam dengan nomor polisi B 1739 WFN, dan mobil Mercy C 200 warna hitam bernomor polisi B 8749 BS.

Selain Mobil Mercy, diketahui 3 mobil dibeli dari dealer William Mobil Pondok Indah. Kempat mobil itu ditaksir mencapai Rp 4,3 miliar.

Keempat mobil tersebut disita dari kediaman Ahmad Fathanah, salah satunya disita dari Apartemen Margonda Resident, Depok. Dimana ditempat itu, Fathanah tinggal satu atap dengan salah satu istri yang bernama Septi Sanustika.

Kasus impor daging sapi ini juga menjerat anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Jazuli Juwaini, dan presiden PKS Luthfi Hasan Ishaq.

Penulis: Rizky Amelia/FMB