Mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq, di dalam mobil tahanan KPK, usai diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait impor daging sapi di gedung KPK, Jakarta.

Jakarta - Asisten pribadi mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq bernama Rantala Sikayao dijadwalkan menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus dugaan tindak pidana pencucian uang pengurusan kuota impor daging sapi di Kementerian Pertanian (Kemtan) tahun 2013.

Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK Priharsa Nugraha mengatakan, Rantala diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Luthfi Hasan Ishaaq.

"Yang bersangkutan diperiksa untuk LHI," kata Priharsa di kantor KPK, Jumat (10/5).

Selain Rantala, KPK juga memeriksa saksi-saksi lainnya, yaitu Ahmad Zaky. Ia merupakan saksi yang dibawa KPK ke kantor DPP PKS untuk melakukam penyitaan lima mobil yang diduga terkait pencucian uang Luthfi. Zaky diketahui kabur saat KPK tengah menyegel mobil. Zaky melarikan diri diduga dengan membawa kunci mobil yang disegel KPK.

Luthfi resmi berstatus tersangka tindak pidana pencucian uang sejak 25 Maret 2013. KPK menyangkakan Luthfi melanggar Pasal 3 atau Pasal 4 atau Pasal 5 UU 8/2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian uang jo Pasal 55 Ayat (1) kesatu.

Penulis: Rizky Amelia/NAD