Inggrid Kansil dan Syarief Hasan.

Jakarta - Menteri Koperasi dan UKM, Syarief Hasan, secara resmi melaporkan akun twitter @TrioMacan2000 ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya, terkait dugaan tindak pencemaran nama baik.

"Saya secara resmi telah melaporkan akun twitter @TrioMacan2000. Ini merusak nama baik saya dan keluarga. Menyebarkan fitnah. Ini tak boleh terjadi. Saya harapkan, saya dan keluarga menjadi korban terakhir," ujar Syarief usai membuat laporan, di SPKT Polda Metro Jaya, Kamis (16/5).

Dikatakan Syarief, merespon laporannya bernomor LP/1632/V/2013/PMJ/Ditreskrimsus tertanggal 16 Mei 2013, pihak kepolisian bakal melakukan penelusuran dan mengusut tuntas.

"Tadi saya dapat keterangan, ini (pelaku) mudah tertangkap. Mudah diketahui siapa penulisnya," tambahnya.

Ia melanjutkan, dalam laporan, pihaknya menyerahkan barang bukti print out tulisan akun twitter @TrioMacan2000. "Ada barang buktinya, tadi kami serahkan print out akun twitter tersebut," tegasnya.

Ihwal mengapa dirinya membuat laporan polisi terkait kasus dugaan pencemaran nama baik itu, Syarief menyampaikan, kasus ini harus dilawan secara hukum. "Saya mau membuktikan secara clear, secara hukum. Ini adalah fitnah. Ini harus dilawan," jelasnya.

Syarief pun tak menampik, jika pencemaran nama baik ini, berbau unsur politik. "Bisa jadi ini ada unsur politiknya," singkatnya.

Syarief mengatakan, pelaku dijerat Pasal 310 KUHP, 311 KUHP dan Pasal 27 ayat 1 Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik. "Ancaman hukumannya 6 tahun penjara," tandasnya.

Berdasarkan pantauan Beritasatu.com, Syarief selesai membuat laporan sekitar pukul 17.50. Setelah memberikan keterangan, ia lalu meninggalkan Polda Metro Jaya dengan mengendarai mobil Lexus warna hitam bernopol B 1254 RFS.

Menurut informasi yang dihimpun, akun Trio Macan 2000 dalam tulisan di media twitter menuding Inggrid Tansil (istri Syarief) telah melakukan selingkuh dengan putranya dari istri pertama.

Penulis: Bayu Marhaenjati/YUD