Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD), Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo (kanan), berbicara kepada wartawan.

Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan menerima Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo di Kantor Kepresidenan, Jakarta, pada hari Senin (20/5).

Sebelumnya, pada pukul 10.00 WIB, di tempat yang sama menerima Pramono, Presiden akan bertemu Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) Budi Santoso Supandji.

Dikabarkan, pertemuan Presiden SBY dengan Pramono yang akan digelar pada pukul 13.00 WIB akan membahas tentang calon pengganti Kasad yang diajukan Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono, belum lama ini.

Disebut-sebut, ada tujuh jenderal berbintang tiga yang memenuhi syarat menjadi calon pengganti Pramono dan nama-nama itu sudah diajukan kepada Presiden SBY.

Adapun Pramono yang memasuki masa pensiun sejak 5 Mei 2013, sudah mengajukan surat pemberitahuan pensiun sejak pertengahan Maret 2013. Akibat belum ditentukan penggantinya, sesuai dengan peraturan, Pramono masih dapat bertugas hingga tanggal terakhir pada bulan kelahirannya, yaitu 31 Mei 2013.

Jenderal bintang tiga di TNI AD yang berpeluang menjadi pengganti Pramono adalah Letnan Jenderal Moeldoko yang menjabat sebagai Wakil Kepala Staf Angkatan Darat. Moeldoko juga peraih Adhi Makayasa di Akademi Militer 1981.

Selain itu, Letnan Jenderal M Munir yang saat ini menjabat Panglima Komando Cadangan Strategis TNI Angkatan Darat. Lulusan akademi militer 1983 ini terkenal karena mampu meraih tiga bintang dalam kurun waktu dua tahun. Munir juga sempat menjadi ajudan Presiden Yudhoyono.

Letnan Jenderal Budiman yang saat ini menjadi Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan juga berpeluang. Lulusan akademi militer 1978 ini pernah menjadi Panglima Daerah Militer IV Diponegoro dan wakil Kasad.

Ada juga Letnan Jenderal Waris yang saat ini menjabat Sekretaris Jenderal Dewan Ketahanan Nasional. Mantan Panglima Daerah Militer Jakarta Raya (Pangdam Jaya) dan Komandan Pasukan Pengaman Presiden ini juga dinilai berpeluang besar karena baru pensiun pada Desember 2015.

Letnan Jenderal Gatot Nurmantyo yang menjabat Komandan Kodiklat TNI juga tidak bisa dilupakan karena lulusan akademi militer 1982 ini pernah menjabat sebagai Gubernur Akmil dan Panglima Daerah Militer V Brawijaya.

Calon lainnya adalah Letnan Jenderal Gerhaan Lantara yang terkenal karena perannya dalam insiden Santa Cruz di Timur Timor 1991 dan penanganan bencana tsunami Aceh.

Investor Daily

Penulis: Nov/NAD

Sumber:Investor Daily