Juru Bicara KPK Johan Budi memberi keterangan pers mengenai perkembangan terbaru kasus korupsi yang ditangani KPK di Gedung KPK, Jakarta

Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah meminta keterangan mantan Rektor Universitas Indonesia (UI) Gumilar Roesliwa Sumatri terkait penyelidikan kasus dugaan korupsi pengadaan Teknologi Informasi (IT) Perpustakaan UI.

Juru Bicara KPK, Johan Budi SP mengatakan, selain Gumilar, KPK juga sudah meminta keterangan pada sejumlah pegawai UI lainnya.

"Ada pegawai UI. 40-an yang dimintai keterangan," kata Johan.

Permintaan keterangan terhadap para pihak dari UI maupun swasta ini membawa KPK pada kesimpulan bahwa ada dugaan korupsi dalam pengadaan IT Perpustakaan UI. KPK sudah melakukan ekpos atau gelar perkara. Dimana pada gelar perkara terakhir diputuskan bahwa kasus ini layak dinaikan ke tingkat penyidikan.

KPK juga sudah memperoleh nama yang dinilai bisa dimintai pertanggungjawabannya dalam perkara korupsi di UI.

Dalam kasus ini diduga ada penggelembungan harga atau mark up dalam pengadaan proyek IT senilai Rp 20 miliar tersebut. KPK mengendus adanya keterlibatan pimpinan UI dalam penyimpangan proyek itu.

Dalam penyelidikan kasus ini, KPK sudah memeriksa Rektor Demisioner UI, Gumilar Rusliwa Soemantri. Setelah diperiksa Gumilar mengaku hanya dikonfirmasi soal perubahan hartanya.

Penulis: Rizky Amelia