Ratusan anggota kepolisian dari satuan Lantas mengikuti pengarahan usai Apel Pasukan Pengamanan Malam Takbiran di Halaman Markas Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (7/8). Sekitar 8 ribu anggota kepolisian dari jajaran Polda Metro Jaya dan Polres di seluruh Jakarta dikerahkan untuk mengamankan malam takbiran di ibukota.

Jakarta - Polisi diimbau berhati-hati lantaran merupakan sasaran utama para teroris di seluruh dunia. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Teroris, Ansyaad Mbai. Menurutnya, polisi merupakan lambang representasi sebuah negara.

"Iya di seluruh dunia itu memang sasaran pertama pasti polisi. Dia (teroris) benci negara, dan yang paling dekat dengan negara adalah polisi. Lihat saja di Irak, di Mesir," katanya, di Jakarta, Kamis (8/8).

Namun, ia tak ingin banyak orang menduga-duga pelaku penembakan terhadap polisi di Ciputat dilakukan teroris. Polisi belakangan menjadi sasaran tembak di tempat oleh orang-orang tak teridentifikasi. Dua polisi anggota Kepolisian Daerah Metro Jaya tewas karena penembakan misterius itu.

BNPT juga terlibat dalam penyelidikan tersebut namun sejauh ini masih didalami.

"Terlibat kok, hasilnya belum ada (keterlibatan teroris)," kata dia.

Sebelumnya, seorang anggota Satuan Pembinaan Masyarakat Polsek Cilandak, Ajun Inspektur Satu Polisi Dwiatno, meninggal dunia, usai ditembak orang tidak dikenal di sekitar Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, pukul 05.00 WIB Rabu (7/8).

Kejadian lain, seorang anggota Satuan Lalulintas Polres Metro Jakarta Pusat, Ajun Inspektur Dua Polisi Patah Saktiyono (53), juga menjadi korban penembakan dua orang pengendara motor di Jalan Cirendeu Raya, Ciputat, sekitar pukul 14.30 WIB Sabtu (27/7).

Masih di Jakarta, aksi teror lain terjadi saat satu bom berdaya ledak rendah merobek kekhususkan ibadah di Wihara Ekayana Jalan Mangga II/8 RT 08/08 Kelurahaan Duri Kepa, Jakarta Barat, sekitar pukul 19.01 WIB Minggu (4/8).

Penulis: ANT

Sumber:Antara