Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta.

Jakarta - Kejaksaan Agung (Kejagung) merotasi pejabat pada jajaran eselon II dan III. Pergantian jabatan disebut dilakukan dalam rangka penyegaran dan pembinaan. Beberapa jabatan yang dirotasi dan dipromosikan adalah posisi direktur, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) dan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati).

"Promosi dan mutasi ditandatangani oleh Jaksa Agung Muda Pembinaan (Jambin) Iskamto, pada 22 Agusutus 2013," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Setia Untung Arimuladi, di Jakarta, Jumat (23/8).

Dalam rotasi ini, Inspektur Intelijen pada Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas) Fitra Sani, dipromosikan menjadi Sekretaris Jaksa Agung Muda Intelijen (Sesjamintel). Sementara, Kajati Jawa Tengah (Jateng) Arnold Angkouw dipromosi menjadi Inspektur IV pada Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus). Posisi Kajati Jateng kini dijabat oleh Babul Khoir Harahap, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Tindak Pidana Umum Lain (Dir TPUL) dan Kajati Riau.

Selanjutnya, posisi Direktur Penyidikan (Dirdik) pada Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) ditempati oleh Syarifudin, yang pernah menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulteng dan Asisten Khusus Jaksa Agung. Sedangkan Dirdik Jampidsus Adi Toegarisman, dipromosikan menjadi Kajati DKI, menggantikan Didiek Darmanto yang sempat diperiksa KPK dalam perkara suap pegawai pajak oleh PT Master Steel.

Nama lain yang dipromosikan adalah Karo Hukum pada Jambin Joko Paulus sebagai Kajati Jawa Barat, menggantikan Soemarno yang dipromosikan sebagai Sekretaris Jaksa Agung Muda Pidana Khusus. Kemudian, Kajati Sumsel Jhonny Ginting digantikan Ajimbar yang sebelumnya menjabat Kajati Lampung, Kajari Jaksel Masyhudi dipromosikan sebagai Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) pada Kajati Jateng, sementara posisi Kajari Jaksel sekarang dijabat oleh Teguh.

 

Suara Pembaruan

Penulis: E-11

Sumber:Suara Pembaruan