Polri Beri Data Kegiatan HTI yang Bertentangan dengan Pancasila ke Kejaksaan

Tito Karnavian. (Antara)

Oleh: / AB | Senin, 8 Mei 2017 | 16:40 WIB

Jakarta - Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengatakan Polri akan memberikan sejumlah data tentang kegiatan ormas Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) kepada Kejaksaan terkait keputusan pemerintah untuk membubarkan ormas tersebut.

"Peran Polri memberikan informasi, fakta, dan data tentang kegiatan-kegiatan HTI yang dianggap bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945," kata Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian di Rumah Sakit Polri Said Sukanto, Jakarta Timur, Senin (8/5).

Selain sejumlah kegiatan HTI yang terkesan anti-Pancasila, kata Tito, banyak kalangan masyarakat juga menolak kehadiran ormas tersebut. 

"Faktanya, baik melalui pernyataan, kegiatan mereka sudah kami kantongi. Selain itu ada banyak aduan dari masyarakat. Banyak sekali masyarakat yang menolak kehadiran HTI," katanya.

Tito menegaskan langkah pembubaran HTI akan dilakukan melalui proses peradilan. "Tugas pembubaran dilaksanakan oleh Kejaksaan atas permintaan Kementerian Hukum dan HAM dan Kementerian Dalam Negeri. Kejaksaan yang akan lakukan gugatan ke pengadilan," katanya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto mengatakan pemerintah akan membubarkan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

"Mencermati berbagai pertimbangan, serta menyerap aspirasi masyarakat, pemerintah perlu mengambil langkah-langkah hukum secara tegas untuk membubarkan HTI," kata Wiranto.




Sumber: ANTARA
ARTIKEL TERKAIT