Wakil Jaksa Agung, Darmono (kanan)

Alexiat tidak dicekal karena belum diperiksa sebagai tersangka dan penyidik belum memiliki fotonya


Kejaksaan Agung akan melakukan upaya ekstradisi terhadap Alexiat Tirtawidjaja, tersangka kasus dugaan korupsi proyek bioremediasi PT Chevron Pacific Indonesia, yang berada di Amerika Serikat jika tidak memenuhi panggilan pemeriksaan.

"Kan ada forum kerjasama antar negara. Bisa minta bantuan untuk melakukan ekstradisi ke negara kita," kata Wakil Jaksa Agung Darmono di Jakarta, hari ini.

Darmono mengatakan ekstradisi dapat dilakukan Kejaksaan mengingat Alexiat sudah berstatus sebagai tersangka. Sementara itu Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Andhi Nirwanto mengatakan Alexiat segera kembali ke Indonesia dan memenuhi panggilan pemeriksaan penyidik.

"Sudah ada komunikasi (antara Alexiat) dengan tim penyidik. Dia (Alexiat) siap diperiksa. Wong dia orang Indonesia kok," katanya.

Kasus ini bermula ketika PT Chevron menganggarkan US$ 270 juta untuk proyek lingkungan di seluruh Indonesia pada tahun 2003 sampai 2011. Salah satu proyek itu bernama bioremediasi yang dimulai sejak tahun 2006. Bioremediasi merupakan upaya menormalkan kembali terhadap tanah yang terkena limbah akibat kegiatan penambangan minyak.

Chevron kemudian menunjuk PT Green Planet Indonesia dan PT Sumigita Jaya untuk memulihkan tanah bekas eksploitasi tambang minyak milik Chevron dengan metode bioremediasi. Sedangkan proses pembayarannya dengan sistem cost recovery yakni dikerjakan dahulu kemudian diajukan ke BP Migas.

Hasil penyelidikan diduga Green Planet dan Sumigita tidak memiliki klasifikasi teknis dan sertifikasi dari pejabat berwenang sebagai perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan limbah. Dan proyek itu tidak dikerjakan. Padahal cost recovery-nya itu diajukan ke BP migas. Sehingga kerugian negara ditaksir sekitar US$ 23,361 juta. BP Migas sendiri mengatakan belum membayarkan cost recovery karena proyek tersebut masih berjalan.

Kejaksaan Agung telah menetapkan tujuh tersangka dalam kasus ini. Enam tersangka sudah dilakukan pencekalan. Namun Alexiat tidak dicekal karena belum diperiksa sebagai tersangka dan penyidik belum memiliki fotonya.

Chevron sendiri sudah membantah bahwa proyek bioremediasi tidak dikerjakan. Chevron sudah melakukan proses penunjukkan kontraktor sesuai dengan prosedur dan sudah melakukan bioremediasi terhadap 520,000 meter kubik tanah di 132 lokasi.

Penulis: