BEM dan Iluni UI Desak DPR Bubarkan Pansus Hak Angket

Ilustrasi KPK (BeritaSatu Photo/Danung Arifin)

Oleh: Fana Suparman / YUD | Jumat, 14 Juli 2017 | 19:05 WIB

Jakarta - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Ikatan Alumni (Iluni) Universitas Indonesia (UI) menuntut Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) membubarkan Panitia Khusus (Pansus) angket terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Tuntutan itu disampaikan BEM dan Iluni UI Seusai menggelar aksi di depan Gedung KPK, Jumat (14/7). Sejumlah perwakilan BEM dan Iluni UI sempat diterima dan berdiskusi dengan pimpinan KPK.

Ketua BEM UI, Syaeful Mujab menyatakan, saat ini upaya pemberantasan korupsi di Indonesia sedang menghadapi ujian. Dikatakan, ujian tersebut datang dari DPR dengan menggulir angket terhadap KPK. Untuk itu, Syaeful Mujab menengaskan BEM dan Iluni UI menegaskan dukungannya kepada KPK untuk memberantas korupsi dan menolak angket terhadap lembaga antikorupsi.

"Untuk itu, kami menyatakan menolak dengan tegas upaya pelemahan korupsi di Indonesia, menuntut DPR membubarkan panitia angket KPK, menuntut DPR menarik pengajuan angket KPK dan sikap kami objektif tentang pemberantasan korupsi di Indonesia," tegasnya.

Sementara Ketua Umum Iluni UI, Arief Budhy Handono menyatakan, sebelum ke KPK, pihaknya sudah mendatangi DPR pekan lalu. Iluni UI, kata Arief, tegas menolak intervensi penegakan hukum yang dilakukan KPK dan menolak semua upaya pelemahan pemberantasan korupsi melalui angket KPK. Selain itu, terhadap KPK, Iluni UI mendesak lembaga antikorupsi menuntaskan kasus KTP elektronik yang menjadi pemicu bergulirnya hak angket.

"Kami juga mendesak KPK menuntaskan kasus-kasus besar lainnya dan mendesak Presiden Joko Widodo mengambil sikap tegas melawan pelemahan pemberantasan korupsi," katanya.

Tak hanya dari BEM dan Iluni UI, dukungan terhadap KPK pun disampaikan masyarakat sipil antikorupsi dengan menggelar aksi Poetry for Integrity di halaman Gedung KPK. Tak hanya LSM antikorupsi, terdapat sejumlah seniman, budayawan dan aktivis antikorupsi.




Sumber: Suara Pembaruan
ARTIKEL TERKAIT