Kapolri: Pelaku Penembakan di Blora Stres Masalah Utang

Kapolri Jendral Pol Tito Karnavian. (Antara/Wahyu Putro A)

Oleh: Aichi Halik / AHL | Kamis, 12 Oktober 2017 | 16:51 WIB

Jakarta - Kapolri Jenderal Tito Karnavian menjelaskan, pihaknya tengah melakukan investigasi internal kasus penembakan anggota Brimob di lokasi pengeboran minyak Sarana Gas Trembul, Dukuh Canggah, Desa Karang Tengah, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

"Invesitigasi intenal sedang berjalan, motif pribadi stres karena utang," kata Tito dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (12/10).

Tito menegaskan, teknis penggunaan senjata api untuk anggota Polri diatur dalam aturan internal yang sangat ketat. Peraturan Kapolri juga mengatur pertanggungjawaban, hingga laporan penggunaan senjata api sangat ketat.

"Mengenai teknis peminjaman senjata api dan penggunaan senjata api diatur aturan internal yang sangat ketat. Ada peraturan Kapolri yang mengatur penggunaan senjata api dan setiap penembakan ada pertanggungjawaban, laporan," ujar Tiro.

Menurutnya, jika masih ditemukan pelanggaran, pihaknya akan memberikan sanksi yang keras.

"Kami hanya berharap insiden ini tidak membuat publik mengeneralisir soal perilaku anggota Polri keseluruhan. Karena di lingkungan Polri ada ribuan yang menggunakan senjata, dan tidak ada masalah selama ini. Hanya satu oknum yang melanggar," tutur Tito.




Sumber: BeritaSatu TV
ARTIKEL TERKAIT