Hadapi Musim Hujan, Anies Ingin Jajarannya Siaga dan Tanggap

Pekerja dengan menggunakan alat berat menyelesaikan proses normalisasi aliran Kanal Banjir Barat di Jakarta, 3 November 2017. (Antara/Wahyu Putro A)

Oleh: Deti Mega Purnamasari / WBP | Senin, 20 November 2017 | 11:29 WIB

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menginstruksikan kepada seluruh jajarannya agar lebih siaga, tanggap, dan galang dalam menghadapi musim hujan

“Siaga artinya siap dan selalu dalam posisi terjaga. Jangan lemah! Tanggap artinya harus responsif, cepat bergerak, jangan menunggu orang lain meski bukan tupoksinya (tugas pokok dan fungsinya) Galang, jangan kerja sendirian,” ujar Anies di Balai Kota, Jakarta, Senin (20/11).

Ia menginstruksikan hal tersebut kepada 49.000 aparat yang hadir dalam apel siaga bencana Sabtu lalu. Sebelum ke Balai Kota hari ini, Anies juga menyempatkan diri mampir ke kawasan Menteng Bawah untuk mengecek persiapan camat dan lurah dalam siaga banjir.

Operasi siaga bencana dengan tiga instruksi tersebut, katanya, akan dilaksanakan selama 3 bulan. Dalam periode itu, Pemprov DKI harus dalam posisi siaga, sembari terus menggarap pekerjaan rutin seperti pembersihan gorong-gorong, saluran air, serta pematauan titik-titik rawan banjir, dan melakukan penoppingan (memangkas) pohon.

“Jadi mitigasi terhadap bencana dilakukan, dan kami kirim pesan bahwa Ibu Kota siaga. Tapi jangan siaga bencana. Ini siaga Ibu Kota. Kami berdoa tidak ada bencana,” pungkasnya.




Sumber: Suara Pembaruan
ARTIKEL TERKAIT