Sebelum Jalani Persidangan, Kesehatan Novanto Bakal Diperiksa

Sebelum Jalani Persidangan, Kesehatan Novanto Bakal Diperiksa
Tersangka yang juga Ketua DPR Setya Novanto (tengah) menuju mobil tahanan seusai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, 5 Desember 2017. ( Foto: Antara / Adam Bariq )
Fana Suparman / YUD Senin, 11 Desember 2017 | 10:19 WIB

Jakarta - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Setya Novanto bakal menghadapi sidang perdana perkara dugaan korupsi proyek e-KTP dengan agenda pembacaan dakwaan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (13/12). Sebelum menghadapi dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK, Novanto yang juga Ketua Umum DPP Partai Golkar nonaktif itu bakal menjalani pemeriksaan kesehatan. Pemeriksaan ini untuk memastikan Novanto siap menjalani persidangan.

Wakil Ketua KPK, Laode M Syarief berharap Novanto dalam kondisi sehat dan siap menghadapi persidangan.

"Biasanya yang pertama diperiksa apakah seseorang bisa stand for trial atau tidak. Mudah-mudahan beliau sehat," kata Syarief di Hotel Bidakara, Jakarta, Senin (11/12).

Syarief optimistis KPK dapat membuktikkan keterlibatan Novanto dalam kasus yang merugikan negara hingga Rp 2,3 triliun itu. Ditegaskan, KPK tidak mungkin meningkatkan kasus ini ke tahap penyidikan dan menetapkan Novanto sebagai tersangka jika tidak yakin dengan bukti yang dimiliki.
‎‎

"Ya kalau yakin sejak dulu yakin. Kali ini yakin," katanya.

Meski demikian, Syarief enggan berandai-andai dengan sidang praperadilan Novanto yang sedang bergulir di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel). ‎ Diketahui, Hakim tunggal PN Jaksel, Kusno memutuskan melanjutkan persidangan ini meski KPK telah melimpahkan berkas perkara pokok ke Pengadilan Tipikor Jakarta. Umumnya, kata Syarief, gugatan praperadilan ini akan digugurkan setelah dakwaan perkara pokok dibacakan.

"Ya kalau soal pengguguran praperadilan kami serahkan kepada pengadilan untuk menentukan biasanya tapi isu-isu dalam praperdilan itu kita bicarakan di persidangan perkara pokok," katanya.



Sumber: Suara Pembaruan
CLOSE