Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD
Pesantren ikut secara besar-besaran menggalang kekuatan mendirikan NKRI hingga ikut membuat konstitusi dan ideologi serta melawan komunisme pada tahun 1965.

Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD mengatakan pondok pesantren harus segera turun tangan dalam pemberantasan berbagai bentuk tindak pidana korupsi di Indonesia.

"Pemberantasan korupsi oleh pondok pesantren tidak perlu menjadi partai politik, tapi melakukan gerakan politik yakni gerakan untuk mempengaruhi policy," kata Mahfud di Semarang, hari ini.

Hal tersebut disampaikan Mahfud MD usai menghadiri Sarasehan Akbar di Pondok Pesantren Al Itqon, Tlogosari Kulon, Kota Semarang, Jawa Tengah.

Mahfud menjelaskan, peran pondok pesantren itu penting karena dalam sejarahnya pondok pesantren ikut secara besar-besaran menggalang kekuatan mendirikan negara Republik Indonesia hingga ikut membuat konstitusi dan ideologi serta melawan komunisme pada tahun 1965.

Menurut dia, peran pondok pesantren dalam memberantas korupsi di Indonesia sedang ditunggu oleh sejarah untuk melakukan gerakan-gerakan yang penting untuk perubahan.

"Teriakan-teriakan dari pondok pesantren dalam memberantas korupsi saat ini ditunggu karena semua orang, pejabat dan aparat penegak hukum seperti sudah tuli," ujar Ketua MK itu.

Penulis: