Ilustrasi Chevron
Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta akan menggelar sidang perdana kasus dugaan korupsi proyek bioremediasi PT Chevron Pacific Indonesia (CPI).

Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan (Kejari Jaksel), Masyhudi mengatakan, pihaknya sudah menerima penetapan jadwal persidangan kasus tersebut.

"Sidangnya dijadwalkan Kamis lusa (20/12)," kata Masyhudi di Jakarta, Selasa (18/12).

Masyhudi menjelaskan, lima terdakwa perkara ini akan menjalani sidang pada hari yang sama. Kelima terdakwa itu adalah Manajer Lingkungan Sumatera Light North (SLN) dan Sumatera Light South (SLS) Endah Rumbiyanti; Team Leader SLN Kabupaten Duri Provinsi Riau, Widodo; Team Leader SLS Migas, Kukuh; Direktur PT Sumigita Jaya, Herlan; dan Direktur PT Green Planet Indonesia, Ricksy Prematuri.

"Ibu Sudarmawati yang menjadi Ketua Majelis Hakim (bagi) kelima terdakwa ini," jelas Masyhudi pula.

Seperti diberitakan sebelumnya, dalam perkara ini, penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan tujuh tersangka. Namun berkas penyidikan atas nama General Manager (GM) Sumatera Light South Operation Chevron, Bachtiar Abdul Fatah, belum rampung lantaran terganjal putusan praperadilan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan.

Kejagung melakukan upaya perlawanan dengan mengadu ke Mahkamah Agung (MA) atas putusan PN Jaksel yang menyatakan tidak sahnya Bachtiar sebagai tersangka.

Sedangkan satu tersangka lagi, yakni GM SLN Operation, Alexiat Tirtawidjaja, belum pernah menjalani pemeriksaan sebagai tersangka. Dia berhalangan hadir karena mendampingi suaminya yang menderita sakit di Amerika Serikat (AS).


Penulis: