Dirjen Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Sihabuddin
Sihabudin menegaskan bahwa memang sulit mengurus 151 ribu narapidana.

Jakarta
- Menteri Hukum dan Ham (Menkumham) Amir Syamsuddin melantik tiga pejabat di lingkungan kementeriannya pada Jumat (25/1). Mereka adalah Muhammad Sueb sebagai Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen Pas), Sihabudin sebagai Staf Ahli Bidang Politik, Sosial dan J Ambeg Paramarta sebagai Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM).

Ketika dikonfirmasi, Wakil Ketua Hukum dan Ham (Wamenkumham) Denny Indrayana mengatakan posisi Sihabudin digantikan oleh Muhammad Sueb karena selama menjabat sejak tahun 2011 tidak memenuhi harapan pimpinan Kementerian Hukum dan Ham (Kemenkumham).

Denny mengatakan Sihabuddin dinilai gagal memberantas segala permasalahan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), seperti narkoba, pungli dan masuknya alat komunikasi dalam sel penjara. Padahal, hal tersebut dilarang.

Sehingga, lanjut Denny, pergantian diperlukan. Mengingat, tantangan terkait masalah pemasyarakatan ke depan semakin berat dan beragam.

"Program-program dilakukan di lapangan, yaitu anti telepon gengam, anti pungli, anti narkoba harus dilakukan progresif. Sehingga, penyegaran perlu untuk dilaksanakan," ujar Denny ditemui usai acara pelantikan di Graha Pengayoman Kemenkumham, Jakarta, Jumat (25/1).

Tetapi, lanjut Denny, Kementerian masih memberikan kesempatan Sihabudin sebagai staf ahli di Kemenkumham selama enam bulan.

Ketika dikonfirmasi, Sihabudin mengatakan bahwa selama menjabat sebagai Dirjen Pas telah melakukan tugas dengan baik. Bahkan, telah membuat beberapa program unggulan, seperti bengkel kerja produktif untuk para narapidana.

"Saya tidak pernah menyatakan mengudurkan diri," tegas Sihabuddin ditemui usai pelantikan.

Namun, Sihabudin menegaskan bahwa memang sulit mengurus 151 ribu narapidana.

Seperti diketahui, Sihabudin baru akan pensiun pada tahun 2014 mendatang.

Selama Sihabudin menjabat sebagai Dirjen Pas, beberapa masalah pemasyarakat terjadi. Belum lama ini, anak buah John Kei membuat kericuhan antar narapidana di Rutan Salemba, Jakarta Timur.

Penulis: /FMB