Produk benih dari Sang Hyang Seri.

Jakarta - Kejaksaan Agung (Kejagung) memeriksa sembilan saksi di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung dalam rangka penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan benih oleh PT Sang Hyang Seri (SHS) tahun 2008-2012 di Kementerian Pertanian (Kemtan).

"Pemeriksaan saksi dilakukan di wilayah Kejati Lampung. Penyidik diberi tugas dari tanggal 19 Februari 2013 hingga 23 Februari 2013. Sejauh ini sudah sembilan saksi yang diperiksa," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Setia Untung Arimuladi, di Jakarta, Kamis (21/2).

Sembilan saksi tersebut terdiri dari dua orang Ketua Kelompok Tani penerima bantuan pengadaan benih di Kabupaten Pesawaran, Supriyadi dan Muntasir. Kemudian Kadis Pertanian Kab Pesawaran Budi Wirawan, Kadis Pertanian Lampung Tengah H Taruna, Kepala Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih (BPSB) Provinsi Lampung Enggar Widodo.

Penyidik juga memeriksa Kabit Tanaman Pangan dan Hortikultural pada Dinas Pertanian Provinsi Lampung Eko Dyah, Manajer Distribusi PT SHS Lampung, Manajer Produksi SHS Lampung, dan mantan Petugas Keuangan PT SHS Lampung.

Dalam kasus ini Kejagung telah menetapkan tiga tersangka yaitu Direktur Utama PT SHS Kaharuddin, Karyawan PT SHS Subagyo, dan Manajer Kantor Cabang SHS Hartono. Kejagung juga telah menggeledah Kantor PT SHS. Namun, para tersangka maupun saksi dari Kemtan juga belum diperiksa.

Suara Pembaruan

Penulis: E-11/YUD

Sumber:Suara Pembaruan