Nasabah melintas di depan Bank BTN, Jakarta.

Jakarta - Kredit pemilikan rumah (KPR) bagi masyarakat berpenghasilan tidak tetap (non fix income) bakal diluncurkan pada Juni 2013. KPR ini diberikan untuk kalangan informal dengan penghasilan berkisar Rp 3,5- 5 juta per bulan.

Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) Maryono mengatakan, program KPR ini diberikan setelah BTN melakukan kajian yang mendalam.

“Kami ingin membantu masyarakat non fix income yang ingin memiliki rumah. Karena pada dasarnya mereka memang mampu mencicil,” ujar dia di Batam, pekan lalu.

Maryono menjelaskan, pemberian kredit bagi kalangan informal memang rawan sehingga berpotensi memperbesar kredit bermasalah (non performing loan/ NPL) bagi perusahaan.

“Namun, kami tetap peduli pada mereka. Karena itu, kami memberikan sejumlah syarat agar masyarakat informal bisa mendapatkan kredit tersebut,” tegas dia.

Syarat mendapatkan kredit informal ini antara lain batas penghasilan masyarakat non fix income antara Rp 3,5- 5 juta per bulan, dan harus bergabung dalam sebuah kelompok atau koperasi.

“Kredit informal ini sudah diberikan kepada pedagang bakso di Yogyakarta,” ungkap Maryono.

Hingga kuartal I-2013, BTN masih menjadi penyalur terbesar KPR bersubsidi dengan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Per umahan (FLPP). Realisasi hingga Maret tahun ini sebesar Rp 1,2 triliun dari 16.737 rumah dari KPR konvensional dan syariah.

“Realisasi ini hanya sebesar 12% dari target tahun 2013. Rendahnya penyerapan KPR FLPP karena stok rumah bersubsidi juga minim. Kami harapkan kuartal II dan III bisa lebih cepat,” jelas dia.

Investor Daily

Penulis: Ely/FER

Sumber:Investor Daily