Konfrensi pers Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) oleh ketua Umum Apersi Eddy Ganefo.

Jakarta - Asosiasi Pengembang Perumahan dan Pemukiman seluruh Indonesia (Apersi) berencana mengadakan Musyawarah Nasional (Munas) ke IV yang dilaksanakan pada 12-13 Juni 2013, di Hotel Sahid, Jakarta.

Ketua umum DPP Apersi Eddy Ganefo mengatakan, Munas Apersi ke IV ini dilakukan karena masa bakti periode 2010-2013 sudah berakhir.

"Munas ini kita ambil tema Apersi bertekad menjadi pilar utama dalam pembangunan rumah Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR)," kata Eddy Ganefo, di kantornya, Jakarta, Jumat (7/6).

Dengan adanya Munas tersebut diharapkan ada solusi untuk mengatasi "backlog" perumahan yang sampai saat ini sangat tinggi. Karena hasil data Badan pusat statistik (BPS) tahun 2010 backlog perumahan sebesar 13,6 juta unit.

"Tahun ini, diperkirakan sudah capai 15 juta backlog rumah," kata dia. Sementara kebutuhan rumah setiap tahunnya capai 700 ribu unit.

Dengan tingginya backlog rumah bagi MBR tersebut, perlu dicarikan solusi bersama stakeholder. Baik dilakukan oleh pemerintah, pengembang, perbankan dan juga BPN.

Karena itu dalam Munas, Apersi akan mengadakan seminar nasional untuk mencari solusi masalah perumahan bagi MBR ini. Hadir nanti menteri perumahan Rakyat Djan Farid, Mendagri, perbankan, BPN dan lainnya.

Investor Daily

Penulis: IMM

Sumber:Investor Daily