Persijap Pakai "Jersey" asal Thailand di LSI 2014

Persijap Pakai
Jersey yang akan dipakai Persijap di ajang Inter Island Cup (IIC) 2014. Persijap bekerja sama dengan apparel Eureka asal Thailand di kompetisi musim 2014 ini. ( Foto: PersijapJepara.com )
Shesar Andriawan Jumat, 10 Januari 2014 | 18:01 WIB

Jepara - Menyiapkan diri mengarungi Liga Super Indonesia (LSI) musim 2014, Persijap pun agresif berburu sponsor. Beberapa sponsor didekati, dan satu yang sudah berhasil digaet adalah apparel asal Thailand, Eureka.

"Untuk sponsor, saat ini sedang dalam pembicaraan dengan beberapa pihak. Untuk apparel, sudah deal dengan perusahaan Thailand, Eureka," ujar CEO Persijap, Mohammad Said Basalamah, di Jepara, saat dihubungi Beritasatu.com, Jumat (10/1).

Musim lalu, Persijap diketahui memakai Red Warrior sebagai apparel. Sementara dua musim sebelumnya, Persijap memakai jersey buatan Mitre.

Di negeri asalnya, Eureka sendiri dikenal sebagai sponsor klub sepakbola divisi dua, Ubon UMT (semi profesional), Globlex FC (semi profesional), serta Nakhon Si Heritage (profesional). Selain klub sepak bola, Eureka juga mensponsori klub futsal, sepak bola pantai, timnas sepak takraw putri Malaysia, serta timnas sepak takraw putri Vietnam.

Sesuai kerja samanya, Persijap sudah akan mulai memakai jersey produk Eureka pada turnamen pramusim Inter Island Cup (IIC) 2014. Namun disebutkan, jersey yang dipakai di LSI akan memiliki perbedaan dengan jersey di IIC ini.

Dalam kesepakatan pula, Eureka disebut akan menyediakan segala macam kebutuhan perlengkapan pemain Persijap, kecuali sepatu. Nilai sponsornya diperkirakan sekitar Rp500 juta.

"Bentuk sponsornya berupa apparel. Komplit, kecuali sepatu. Nilainya kira-kira Rp500 juta," jelas Basalamah.

Basalamah memang terus bergerilya menjaring sponsor dengan mengajukan proposal ke banyak perusahaan, sejak sebelum pengumuman lolos verifikasi. Sponsor menjadi sumber pendanaan penting bagi Persijap, karena klub asal Jepara itu hanya punya dana Rp8,5 miliar untuk berlaga di LSI musim 2014. Angka yang sangat kecil, jika dibandingkan dengan Persib yang menyiapkan dana Rp30 miliar, ataupun Persija dengan Rp33 miliar.

 

CLOSE