Timnas Merah Putih bakal menyiapkan strategi bola-bola pendek ketika menghadapi tuan rumah Bahrain, dalam lanjutan kualifikasi Pra-Piala Dunia (PPD) 2014, yang dilaksanakan pada Rabu (29/2) depan.
Pelatih timnas, Aji Santoso, dalam program pemusatan latihan hari terakhir di Kota Batu, Jawa Timur (Jatim), hari ini, mengatakan bahwa strategi bola pendek diperlukan, karena perbedaan postur tubuh pemain timnas dengan pemain lawan. Makanya katanya, pihaknya telah menginstruksikan agar para pemain meminimalisasi permainan bola panjang, dan memaksimalkan bola pendek.
"Sudah saya bilang kepada anak-anak, agar menghindari long ball bila tidak terpaksa, dan memaksimalkan bola pendek. Karena saya yakni Bahrain akan memanfaatkan bentuk postur tubuh pemain kita," ucap mantan pelatih Persebaya 1927 tersebut.
Aji mengakui, permainan Bahrain lebih baik daripada timnas, apalagi secara peringkat pun Indonesia masih kalah dengan Bahrain. Namun, ia menilai tidak tertutup kemungkinan bahwa timnas akan mampu mengalahkan Bahrain dalam pertandingan terakhir kualifikasi PPD itu.
Aji mengatakan, dirinya yakin Bahrain akan bermain menyerang ketika menghadapi timnas, mengingat tim Timur Tengah itu membutuhkan poin penuh dan gol banyak untuk memperbaiki peringkatnya. Meski demikian, Aji mengaku tak akan menyerah begitu saja, serta akan memberikan perlawanan terhadap permainan Bahrain, sehingga mampu meraih hasil maksimal.
Untuk itu, dalam laga uji coba melawan Persebaya 1927 pada hari Jumat (24/2) depan, Aji mengaku akan mencoba menerapkan pola permainan pendek tersebut. "Langkah awal kita adalah uji coba melawan Persebaya 1927. Dan kita (akan) coba menerapkan bola pendek, sebab lawan yang akan kita hadapi nanti lebih bagus daripada Persebaya," paparnya.
Dalam lawatannya ke Bahrain kali ini, timnas akan membawa total 18 pemain dari 23 pemain yang mengikuti pemusatan latihan di Kota Batu. Keputusan soal pemain mana yang akan dibawa, direncanakan diumumkan usai laga melawan Persebaya di Surabaya nanti.
"Nanti ada lima pemain yang akan kita coret usai laga melawan Persebaya 1927. Sebab, dari 23 pemain yang ikut pemusatan latihan, yang dibawa ke Bahrain (hanya) berjumlah 18 pemain," ujar Aji lagi.





