Pelaku Usaha Batu Bara Sudah Prediksi Penurunan Harga di Awal 2017

Ilustrasi batu bara (Antara/Puspa Perwitasari)

Oleh: Rangga Prakoso / PCN | Selasa, 10 Januari 2017 | 17:24 WIB

Jakarta - Pelaku usaha batu bara sudah memperkirakan terjadinya penurunan harga komoditas di awal 2017 ini. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan Harga Batubara Acuan (HBA) Januari 2017 sebesar US$ 86,23 per ton. Harga tersebut lebih rendah 15,2 persen dibandingkan HBA akhir 2016 yang mencapai US$ 101,69 per ton.

Deputi Direktur Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI) Hendra Sinadia mengatakan pelaku usaha mencermati pergerakan harga batu bara. Faktor yang membuat harga menguat beberapa bulan terakhir pun dianalisa.

"Penurunan harga yang terjadi sudah diperkirakan," kata Hendra di Jakarta, Selasa (10/1).

Hendra menuturkan, penurunan harga terjadi lantaran Tiongkok dan India menaikkan produksi batu bara dalam negeri. Penambahan produksi itu guna memenuhi konsumsi domestik di kedua negara tersebut. Pasalnya, pengurangan produksi yang berlangsung beberapa bulan terakhir membuat tingkat ekspor meningkat dan mendongkrak harga batu bara. Dengan penambahan produksi maka harga kembali stabil.

"Tiongkok seperti diperkirakan sebelumnya menaikkan produksi, demikian juga India," ujarnya.




Sumber: Investor Daily
ARTIKEL TERKAIT