Apron Bandara Ngurah Rai Bali dilihat dari atas Tower Bandara, Senin (1/8)

Langgar Aturan, Operasional Tiger Airways di Bali Dihentikan Sementara

Apron Bandara Ngurah Rai Bali dilihat dari atas Tower Bandara, Senin (1/8) (Merdhy Pasaribu)

Jakarta- Otoritas Bandar Udara (OBU) Wilayah IV menghentikan sementara operasional penerbangan Tiger Airways dari Bali menuju Australia pada Rabu (11/1). Maskapai penerbangan asing itu tidak memenuhi aturan dan izin yang diberikan Kementerian Perhubungan (Kemhub).

Kepala Bagian Kerja sama dan Humas Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemhub Agoes Soebagio menyatakan, maskapai penerbangan asing yang beroperasi di Indonesia harus mematuhi aturan penerbangan di Tanah Air. Aturan tersebut baik yang terkait keselamatan dan keamanan penerbangan, maupun masalah bisnis.

“Semua maskapai asing harus mematuhi aturan tersebut. Dan sebaliknya, kami juga akan memberlakukan peraturan dan memberikan pelayanan aturan yang setara pada semua maskapai asing,” ujar Agoes dalam siaran persnya, Rabu (11/1).

Hal tersebut, lanjut Agoes, selain untuk menjamin keselamatan dan keamanan penerbangan juga untuk menjamin kenyamanan penumpang maskapai asing di Indonesia.

Dia menegaskan, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara tidak akan segan memberikan sanksi penghentian operasional maskapai asing yang melanggar aturan penerbangan Indonesia.

Dari pemeriksaan OBU Wilayah IV, pihak Tiger Airways Australia (TT) tidak mematuhi peraturan dalam izin penerbangan carter yang telah diberikan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara. Tiger Airways Australia tidak memenuhi aturan Keputusan Menteri (KM) No 25 tahun 2008 dan Peraturan Menteri (PM) No 66 tahun 2015 yang telah diubah menjadi PM 109 tahun 2016.



Thresa Sandra Desfika/WBP

BeritaSatu.com