Ilustrasi sukarelawan.

Jakarta - Ada beberapa situasi yang menyebabkan seseorang terhambat dalam meniti karier mereka, salah satunya adalah lingkungan pekerjaan yang tidak nyaman.

Lingkungan yang tidak nyaman ini tentu bisa mempengaruhi kinerja seseorang sebagai pegawai. Atau bahkan situasi ini bisa berujung ke pengunduran diri.

Menurut, Rene Suhardono, Career Coach, berhenti dari pekerjaan itu mudah, namun tidak akan membangun kualitas diri kita.

Dengan begitu, dia memberikan beberapa tips bagaimana bisa beradaptasi dengan lingkungan yang kurang nyaman demi menjalani pekerjaan yang menjadi minat kita.

"Yang pertama adalah mencoba aturan-aturan lain di dalam perusahaan tempat kita bekerja. Mencoba memberikan masukan atau pandangan, intinya bersuara. Perusahaan bukannya tidak peduli dengan kita, tetapi mereka tidak tahu apa yang kita mau. Orientasi mereka hanya pemenuhan kebutuhan perusahaan," ujar Rene di sela-sela acara peluncuran Gillette MACH3 Turbo Sensitive di Jakarta, Selasa (17/12).

Rene juga menambahkan, bahwa sebenarnya yang terpenting adalah eksperimen. Menurutnya eksperimen itu bisa terjadi di luar kantor, seperti menjadi sukarelawan.

"Biasanya pada saat-saat seseorang menjadi sukarelawan, seseorang akan belajar menjadi lebih baik," ungkapnya.

Dengan kata lain, Rene menyampaikan bahwa aktifitas sosial sampingan yang berguna bagi orang lain sangat bagus. Karena itu artinya, seseorang memiliki banyak panggung untuk menyeimbangkan hidupnya.

"Dengan kita melakukan sesuatu yang berguna untuk orang lain di luar pekerjaan utama, maka psikis kita tidak akan mudah terombang-ambing dalam menghadapi lingkungan kerja yang kurang nyaman. Karena pada dasarnya lingkungan akan selalu berubah dan kita harus selalu siap menghadapinya," ungkap Rene.

Penulis: Kharina Triananda/AF