Pemain Turki Cenk Sahin (kiri) berebut bola dengan pemain Kolombia Sebastian Perez (kanan)dalam pertandingan Piala Dunia 2013 U-20  di Rize Turki 25 Juni 2013. Kolombia menang 1-0.

Istambul - Tuan rumah Turki harus menahan hasrat mereka untuk lolos ke babak 16 besar usai ditaklukan Kolombia 0-1 dalam laga lanjutan Grup C Piala Dunia U-20 di Yeni Sehir Stadium, Rize, Turki, Selasa (25/6) waktu setempat atau Rabu (26/6) dini hari WIB.

Kegagalan meraih poin penuh membuat Turki tertahan di posisi runner-up klasemen dengan tiga poin. Sebaliknya, torehan tiga angka membawa Kolombia naik ke puncak klasemen dengan koleksi empat angka.

Turki sebenarnya mampu tampil bagus dengan beberapa kali meraih peluang. Ketika laga berjalan sembilan menit, publik tuan rumah nyaris bersorak saat tandukan Ethem Pulgir nyaris menemui sasaran. Akan tetapi, Kolombia perlahan mulai menemukan ritme permainannya dan berbalik menekan. Jherson Vergara mendapatkan peluang tetapi usahanya masih mampu dimentahkan oleh kiper Turki Aykut Ozer.

Setelah tidak ada gol pada babak pertama, Kolombia bermain lebih taktis di interval kedua. Hasilnya, mereka mampu unggul lebih dulu pada menit ke-52. Melakukan aksi individu, Juan Quintero menuntaskannya dengan sebuah tendangan kaki kiri yang bersarang di gawang Ozer.

Hasil lain di Grup C, El Savador mencatatkan sejarah setelah mengemas kemenangan perdana di laga resmi FIFA dengan mengandaskan Australia 1-2. Australia yang dipertemuan pertama ditahan imbang 1-1 oleh Kolombia, sempat memimpin melalui gol Joshua Brillante pada menit kesembilan.

Namun, El Savador yang kalah 0-3 dari Turki di laga pembuka, mampu menyamakan kedudukan delapan menit kemudian. Adalah Diego Coca yang mencatatkan namanya di papan skor, sebelum digandakan oleh Jose Pena pada menit ke-40. Tambahan tiga angka membuat El Savador berada di tempat ketiga dengan tiga poin. Mereka memiliki poin sama dengan Turki, tetapi berbeda selisih gol. Sedangkan, Australia terjerembab di dasar klasemen dengan nilai satu.

“Ini kemenangan bersejarah bagi bangsa kami. Ketika wasit meniupkan pluit tanda berakhir laga, kami sepertinya terbang ke langit,” kata pencetak satu gol El Savador Diego Coca.

“Kami tahu apa artinya ini bagi negara kami dan kami ingin membuat mereka bangga. Kami telah membuat sejarah dengan masuk putaran final Piala Dunia U-20 untuk pertama kali dan kami tahu kami bisa mendapatkan hasil lebih baik di sini dan mencoba menulis sejarah,” sambungnya.

Di Grup D, Meksiko kembali menelan kekalahan. Setelah kandas di partai perdana atas Yunani dengan skor 1-2, kali ini jawara CONCACAF itu terjungkal di tangan Paraguay dengan skor tipis 0-1. Satu-satunya gol bagi Paraguay dilesakan oleh Derlis Gonzales pada menit ke-52 usai memanfaatkan umpan Arnaldo Sanabria. Pada laga lain, Mali dan Yunani harus puas dengan hasil imbang 0-0. Dengan hasil tersebut, Paraguay dan Yunani kini bersaing ketat di dua tangga teratas klasemen dengan empat poin, diikuti Mali dengan dua angka, dan Meksiko di posisi buncit tanpa poin.

Penulis: H-16

Sumber:AP/Fifa/Suara Pembaruan