IPO Semen Baturaja

Jakarta - PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) resmi mencatatkan saham perdana (listing) di Bursa Efek Indonesia (BEI), hari ini.

Pada perdagangan perdananya, saham perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut dibuka di level Rp 590 per saham.

Saham SMBR mengalami kenaikan 5,36 persen sesaat perdagangan dibuka, dari harga penawaran perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) sebesar Rp 560 per saham. Harga terendah saham SMBR ada di level Rp 580 per saham, dan tertinggi Rp 700 per saham.

Hingga 10 menit awal perdagangan, harga saham SMBR mencapai level Rp 620 per saham, naik 12,5 persen dari harga perdana. Transaksi terjadi sebanyak 125 lot saham, dengan nilai Rp 40 miliar.

Deputi Kementerian BUMN Bidang Privatisasi dan Restrukturisasi Wahyu Hidayat mengatakan, saham SMBR ini merupakan saham BUMN ke-20 yang tercacat di Bursa. Adapun total perusahaan BUMN mencapai 142 perusahaan.

"Dengan pencatatan Semen Baturaja, maka kapitalisasi BUMN di Bursa sudah mencapai 25,7 persen dari seluruh kapitalisasinya emiten di Bursa," kata dia.

Direktur Utama Semen Baturaja Pamudji Rahardjo mengatakan, dengan pencatatan perdana ini, Semen Baturaja telah mewujudkan komitmennya untuk menjadi sebuah perusahaan publik di Bursa. Dia berharap setelah menjadi perusahaan terbukan Semen Baturaja bisa semakin bertumbuh dari sisi good corporate governance dan kinerja.

Semen Baturaja melepas 2,337 miliar saham atau setara 23,76 persen saham melalui IPO ini ke publik. Dengan penawaran Rp 560 per saham, perseroan meraup dana Rp 1,3 triliun dari IPO ini.

Investor Daily

Penulis: Eli/WBP

Sumber:Investor Daily