UI-BNI Asset Management Luncurkan Reksadana Makara Investasi

Rektor Universitas Indonesia Muhammad Anis (tengah) saat memberikan keterangan pers tentang peluncuran Reksadana Makara Investasi di Hotel Le Meridien, Kamis (Suara Pembaruan/Hari Wiro)

Oleh: / FMB | Kamis, 1 Desember 2016 | 16:58 WIB

Jakarta - Universitas Indonesia kini resmi memiliki reksadana yang merupakan produk investasi sebagai upaya menggalang Program Dana Abadi UI. Menggandeng BNI Asset Management, peluncuran Reksadana BNI AM Makara Investasi dilakukan di Hotel Le Meridien, Jakarta, Kamis (1/12).

Rektor Universitas Indonesia (UI) Muhammad Anis menuturkan, UI harus memiliki program pendanaan yang tidak bergantung dari APBN yang dikucurkan pemerintah pusat. Tuntutan untuk berada di posisi 500 besar perguruan tinggi di dunia juga telah membuat UI berupaya untuk menjaga agar UI tetap stabil dan menjamin supaya UI tetap dapat berkembang.

"Kami berupaya galang dana dari para alumni untuk dapat berkontribusi. Tahun lalu kami sudah luncurkan Sahabat Makara. Tahun ini kami ajak masyarakat luas berinvestasi melalui program Reksadana Makara Investasi ini," ujar Anis dalam konferensi pers peluncuran Reksadana BNI-AM Makara Investasi.

Reksadana ini merupakan upaya UI untuk menambah pot dana Abadi UI yang hingga saat ini baru terkumpul dana Rp 100 miliar. Jumlah ini, kata Anis, masih sangat jauh dengan yang dimiliki Harvard University sebesar Rp 450 triliun.

Sedangkan Nasional University of Singapore (NUS) yang merupakan universitas terbaik se-Asia, memiliki Dana Abadi sebesar Rp 2 triliun pada tahun 2015 saja. "UI diharuskan masuk 500 besar di dunia tapi dana yang terkumpul saja baru Rp 100 miliar," tutur Anis.

Sebagai bentuk dukungan dan komitmen untuk pengembangan sektor pendidikan di Indonesia, BNI Asset Management bekerja sama dengan UI meluncurkan produk Investasi Reksadana BNI AM Makara Investasi. Reksadana BNI AM Makara Investasi merupakan reksadana jenis pendapatan tetap dengan aset dasar minimum 80 persen di surat utang (obligasi) baik pemerintah maupun korporasi (BUMN/ Swasta) dengan minimal rating A untuk swasta dan A-minus untuk BUMN.

Presiden Direktur PT BNI Asset Management Reita Farianti menuturkan, para investor dapat menyalurkan dana investasinya dengan memilih satu dari empat fitur produk yaitu Investasi Platinum yakni sumbangan murni didonasikan untuk UI, Investasi Gold yakni 100 persen pokok tetap milik investor namun 100 persen hasil investasi didonasikan kepada UI, Investasi Silver 100 persen pokok tetap milik investor namun 50 persen hasil investasi didonasikan untuk UI dan Investasi Reguler yakni investasi umum atau 100 persen pokok serta hasil investasi milik investor dengan jumlah minimum investasi sebesar Rp 100.000, sehingga terbuka bagi masyarakat umum.

Untuk kemudahan berinvestasi, para investor dapat mengakses laman www.bimainvest.id.

Dana Abadi UI merupakan dana yang dihimpun dan disimpan selamanya dimana hasil investasinya saja yang akan digunakan untuk mendukung Tridarma Perguruan Tinggi serta meningkatkan kualitas seluruh elemen di UI sesuai dengan tujuan program yang bersinergi dengan nilai luhur universitas untuk menuju guru bangsa. Dana Abadi UI memiliki prinsip kesukarelaan dan tidak membebani.




Sumber: Suara Pembaruan
ARTIKEL TERKAIT