REI Jajaki Investasi Properti di Nepal

Ilustrasi Rumah Minimalis (Beautyhomesidea)

Oleh: Imam Muzakir / GOR | Selasa, 19 September 2017 | 00:34 WIB

JAKARTA- Real Estate Indonesia (REI) berencana menjajaki investasi properti di Nepal. Hal tersebut menindaklanjut pembukaan Konjen Kehormatan Nepal untuk Indonesia, di Jakarta, pekan lalu.

“Dibukanya Konjen Nepal di Indonesia, membuka peluang investasi dan bisnis di kedua negara dan REI berencana menjajaki kerja sama kedua negara di bidang properti, pariwisata dan bisnis lainnya,” kata Honorary Consul General of Nepal in Indonesia, Bally Saputra Datuk Janosati, usai pembukaan Konjen Nepal di Indonesia, di Menara Hijau, Jakarta, pekan lalu.

Kerja sama dalam bidang ekonomi untuk kedua negara, kata Bally, dalam waktu dekat bakal mengajak pengembang Indonesia untuk berinvestasi di Nepal. Langkah awal, dalam waktu dekat pengembang yang tergabung dalam REI dating melihat langsung dan peluang investasi properti disana.

“Ada sejumlah pengembang besar baik swasta maupun BUMN merasa terarik untuk investasi, baik membangun properti, rumah sakit, tempat pariwisata dan sejumlah proyek lainnya. Soal nilainya, masih kita jajaki,” ujar dia yang juga Wakil Ketua Umum DPP REI.

Bally mengatakan, kerja sama Indonesia-Nepal ini merupakan kesempatan bagi pengusaha Indonesia. Penduduk Nepal yang memiliki 28 juta jiwa tersebut masih membutuhkan banyak rumah. Selain itu, terdapat peluang pengembangan resort, hotel, apartemen dan juga rumah sakit.

Pada awal November 2017 digelar forum bisnis pengusaha Indonesia dan Nepal di Khatamandu yang akan dihadiri perdana Menteri Nepal She Bahadur Deuba.




Sumber: Investor Daily
ARTIKEL TERKAIT