Airvida, Pemurni Udara Kompak Hadir di Indonesia

Miri Hwang, Managing Director PT Global Inti Jaringan, distributor tunggal Airvida memamerkan perangkat 'personal air purifier'saat peluncuran di Jakarta (16/11). (Fajar Widhiyanto) (Majalah Investor/fajar widhiyanto)

Oleh: Fajar Widhiyanto / FW | Kamis, 16 November 2017 | 13:59 WIB

Kaum urban yang tinggal di kota-kota besar seperti Jakarta berpotensi terpapar polusi. Buruknya kualitas udara harus diwaspadai karena dapat berdampak pada kesehatan tubuh yang berisiko pada kematian. Emisi gas buang kendaraan bermotor sebagai salah satu sumber polusi udara terbesar sangat berpotensi membahayakan kesehatan karena memicu munculnya berbagai penyakit kronis.

Seperti dilansir  WHO tahun 2016,  Jakarta  masuk dalam sepuluh kota dengan pencemaran udara terburuk di Asia Tenggara. Artinya warga Jakarta  dan Bandung berpotensi mengidap masalah pernafasan (ISPA), alergi, dan hilangnya fokus akibat polusi.

Keberadaan udara segar pun menjadi hal yang berharga bagi penduduk  kota besar. Solusi muncul untuk mendapatkan udara segar bebas polusi setiap hari,  dengan menggunakan pemurni udara. Namun, pemurni udara yang saat ini ada di Indonesia terbilang barang mewah dengan harga selangit. Belum lagi, bentuk dan ukuran yang sulit untuk dibawa kemana saja.

Salah satu produk pemurni udara yang bisa menjadi solusi adalah Airvida. Keistimewaan Airvida terletak pada bentuknya yang kompak dan bisa dibawa kemana saja. Desainnya yang seperti kalung memudahkan pengguna untuk membawanya serta ke berbagai tempat baik untuk acara informal maupun formal. Selain itu, pengguna Airvida juga tidak perlu menyiapkan baterai ekstra, karena perangkat ini bisa bertahan hingga 32 jam.

“Produk ini sangat populer di beberapa Negara Eropa, seperti Inggris, Paris dan Belanda serta di Jepang, Korea dan Taiwan, terutama pada musim semi saat banyak  orang menderita sakit saluran pernafasan akibat alergi terhadap serbuk sari” ujar Miri Hwang, Managing Director PT Global Inti Jaringan, distributor tunggal Airvida Indonesia.

Menurut Miri, secara ilmiah, udara segar penting untuk menjaga kesehatan seseorang. Pasokan udara segar dapat memberi kita persediaan oksigen yang cukup dibutuhkan oleh otak dan setiap sel tubuh kita. Penelitian menunjukkan bahwa menghabiskan waktu di udara segar, dikelilingi oleh alam, meningkatkan energi pada 90 persen orang. Jumlah ion negatif normal di udara segar adalah 2000-4000 ion negatif/cc.

Menurut penelitian ion negative paling banyak terdapat di air terjun. Air terjun berisi 10.000~20.000 ion negatif/cc, yaitu 10~20 kali dibandingkan dengan taman. Airvida bisa menghasilkan sekitar 2.000.000 ion negatif/cc, yaitu 100~200 kali lebih banyak dari air terjun. “Jadi menggunakan airvida setiap hari, sama dengan anda berekreasi di udara bersih dan air terjun tiap hari, “ kata Miri.

Ion negatif juga terbukti dapat meningkatkan aktivitas mental dan fisik, mempercepat penyembuhan, memperkuat sistem kekebalan tubuh, dan mendetoksifikasi sistem tubuh kita. Oleh karena itu, Airvida dapat memberikan berbagai manfaat bagi penggunanya untuk mengatasi asma dan alergi akibat udara yang tercemar, membantu konsentrasi otak,  dan meningkatkan kualitas tidur.

Hasil uji laboratorium independen menunjukkan Airvida terbukti mampu membersihkan PM2.5 hingga 99.9% (satu polutan udara yang diketahui paling berbahaya yang dapat menyebabkan kanker paru), formaldehida hingga 99.0%,dan bakteri hingga 96.8%.

Miri mengungkapkan, saat ini produk pemurni udara Airvida bisa dibeli secara online di beberapa toko online seperti Shoppe, Tokopedia, dll. Ke depan, degan target masyarakat urban di Jakarta dan sekitarnya, serta kota-kota besar lain, Miri akan memasarkan produk ke toko-toko retail besar sehingga memudahkan konsumen untuk mendapatkan produk ini. “Produk ini sangat berguna bagi semua orang, apalagi bagi mereka yang memiliki aktivitas tinggi. Saya sangat percaya produk ini bisa diterima oleh masyarakat yang semakin sadar akan pentingnya kesehatan,” tutur Miri.




Sumber: Majalah Investor
ARTIKEL TERKAIT