Lion Air Gandeng BTN & BEL Bangun 2.000 Rumah Karyawan di Lebak

Lion Air Gandeng BTN & BEL Bangun 2.000 Rumah Karyawan di Lebak
ki-ka: Edward Sirait selaku Direktur Utama Lion Group, Ishak selaku Direktur Bintang Energi Lestari dan Maryono selaku Direktur Utama BTN menandatangani MoU pembangunan & pembiayaan rumah karyawan Lion Group, di Jakarta, Kamis (8/3). ( Foto: Istimewa / Mashud Toarik )
Mashud Toarik / MT Kamis, 8 Maret 2018 | 13:25 WIB

Jakarta - Lion Air Group akan membangun sekitar 2.000 unit rumah bagi karyawanya di wilayah Lebak, Banten. Untuk merealisasikan rencana tersebut, Lion menggandeng Bank BTN dan PT Bintang Energi Lestari (BEL).

Bank BTN akan berperan mendukung pembiayaan rumah melalui kredit KPR, sementara BEL berperan sebagai pengembang.

“Kami siap memberikan dukungan pembiayaan pembangunan rumah untuk pegawai Lion Air Group. Ini adalah bagian dari komitmen korporasi untuk mendukung program satu juta rumah yang diinisiasi oleh pemerintahan Jokowi-JK,” demikian Maryono, Direktur Utama Bank BTN menjelaskan usai penandatanganan MOU antara BTN, Lion Air Group dan PT BEL di Jakarta, Kamis (8/3).

Maryono menambahkan hunian yang rencananya akan dibangun tersebut sebagai fasilitas perusahaan bagi pegawai Lion Air Group dengan pembiayaan BTN melalui pola pembiayaan menggunakan skema subsidi dan non-subsidi. “Untuk tahap awal kami menyiapkan dana Rp 300 miliar untuk pembiayaan proyek tersebut,” imbuhnya.

Sementara Edward Sirait, President Director Lion Air Group mengatakan pembangunan rumah ini merupakan apresiasi Lion Group terhadap karyawan. Adapun dipilihnya BTN dilatari oleh pengalaman panjang BTN dalam sektor pembiayaan perumahan. Karena itu Lion Air Group menurutnya optimistis, kontribusi aktif Bank BTN sangat membantu dan mendukung sektor perumahan karyawan.

“Lion Air Group berkomitmen penuh memfasilitasi karyawan dalam memiliki rumah yang terjangkau, menawarkan skema pembiayaan dengan besaran uang muka dan angsuran yang disesuaikan kemampuan pekerja. Hal ini sebagai wujud inisiasi perusahaan sejalan dengan program pemerintah dan Bank BTN sebagai integrator utama Program Satu Juta Rumah,” tambah Edward.

Saat ini menurutnya, Lion Air Group memiliki sekitar 29.000 karyawan, sekitar 8.000 diantaranya berminat terhadap rumah yang ditawarkan perusahaan di Lebek tersebut. “Untuk tahap pertama ada sekitar 4.000 yang mengajukan KPR, dan sebanyak 2.000 yang sedang diproses oleh BTN,” ujarnya.

Terkait dipiihnya kawasan Maja dilatari oleh rencana Lion Group untuk membangun bandar udara berkapasitas 11 juta penumpang. “saat bandara sudah beroperasi, para karyawan akan mudah ke tempat kerja. Sementara mereka yang bekerja di Cengkareng, kami siapkan bus antar jemput,” paparnya.

Adapun Direktur PT Bintang Energi Lestari, Ishak mengatakan tren properti di Banten dimulai dari meningkatnya kebutuhan akan hunian yang nyaman dan terjangkau. Dalam jangka panjang, tren itu bergerak pada kebutuhan institusi pendidikan lalu kawasan komersial seperti rumah toko hingga ke gedung perkantoran. Selain itu dengan melonjaknya harga tanah di DKI Jakarta dan Tangerang Raya. Membuat daerah penunjang seperti kabupaten Lebak yang berdekatan dengan Tangerang menjadi daerah yang sangat potensial untuk Pengembangan Perumahan. Dimana Tangerang berdekatan lokasinya dengan kawasan komersial Jakarta.

PT Bintang Energi Lestari selaku pengembang berencana membangun kawasan hunian dengan berbagai type rumah mulai dari rumah type 22/60, 36/72 sampai rumah bangunan komersial dua lantai. Kawasan hunian yang akan dibangun oleh PT BEL diberi nama “Perumahan Bintang Maja Lestari”. Proyek Pembangunan Perumahan Bintang Maja Lestari akan dilakukan secara bertahap. Untuk tahap pertama akan dibangun sebanyak 4.000 unit rumah dan dalam 2 tahun ke depan akan dibangun sebanyak 15.000 unit rumah.



Sumber: Majalah Investor
CLOSE