BCA Bantu Pembiayaan di 43 BUMN

BCA Bantu Pembiayaan di 43 BUMN
Suasana di Proyek Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Bakauhuni-Terbanggi Besar di Desa Sabah Balau Lampung Selatan, Lampung, 6 Juni 2016. ( Foto: Antara/Tommy Saputra )
Fajar Widhiyanto / FW Kamis, 8 Maret 2018 | 16:38 WIB

Jakarta - PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) ikut berkontribusi dalam pengembangan ekonomi nasioal lewat kucuran pembiayaan di sejumlah badan usaha pelat merah atau BUMN. Sejauh ini sudah sebanyak 43 BUMN yang telah dibantu dari sisi pembiayaan proyek.

Disampaikan Komisaris Independen BCA Cyrillus Harinowo dalam kesempatan seminar dengan tema “Kebangkitan BUMN dalam Menunjang Optimisme Perekonomian Indonesia,” di Jakarta beberapa waktu lalu, kontribusi BCA dalam penyaluran kredit merupakan komitmen BCA mewujudkan visi BCA menjadi bank pilihan utama masyarakat, yang juga berperan sebagai pilar penting perekonomian Indonesia.

“Kami berharap dukungan yang BCA berikan ini dapat berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur jangka panjang di Indonesia dan mendukung peningkatan perekonomian nasional, ujar Cyrillus (6/3).

Mengangkat topik BUMN Sebuah Cerita Kebangkitan, Cyrillus Harinowo menyampaikan bahwa sampai saat ini BCA telah membantu membiayai secara keseluruhan sekitar 43 BUMN. Salah satunya adalah penyaluran kredit sindikasi BCA senilai Rp1,5 triliun kepada PT Hutama Karya selaku Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Indonesia yang ditugaskan pemerintah untuk mengembangkan proyek jalan tol Trans Sumatera ruas Bakauheni Terbanggi Besar pada Desember 2017 lalu.

BCA juga mencermati kebutuhan masyarakat akan transportasi masif yang nyaman dan aman bagi masyarakat. Karenanya, pada Desember 2017 lalu BCA telah menyalurkan kredit sindikasi senilai Rp2,78 triliun untuk pembangunan Light Rail Transit (LRT) Jabodebek kepada PT Kereta Api Indonesia untuk membiayai proyek infrastruktur yang diharapkan target operasional LRT Jabodebek pada 2019 mendatang dapat tercapai.

Tak hanya menyalurkan kredit sindikasi di bidang transportasi, BCA juga turut memberikan dukungan bagi kelistrikan Indonesia melalui pembiayaan fasilitas kredit sindikasi senilai Rp2,5 triliun kepada PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) November 2017 lalu.

Selain harapan bahwa kontribusi BBCA lewat penyaluran kredit dapat ikut menggenjot pembangunan serta mendongkrak pertumbuhan ekonomi nasional jangka panjang, langkah ini juga menandakan bahwa BUMN sudah sangat bankable dan menjadi kekuatan bisnis yang semakin lama semakin besar. Ia optimistis BUMN Indonesia akan menjadi kekuatan bisnis yang sangat besar di Asia Tenggara.



Sumber: Majalah Investor