Ilustrasi pembelanjaan via online.

Jakarta - Riset yang dilakukan oleh Google Indonesia bekerja sama dengan TNS (Taylor Nelson Sofres) kepada 1.300 masyarakat Indonesia yang memiliki akses internet di 12 kota besar, ditemukan bahwa pembelanja online di Indonesia lebih mengutamakan kenyamanan dibandingkan harga yang murah.

"Bila mereka merasa percaya dan nyaman, maka mereka akan kembali lagi. Hal itu disebabkan mereka yang lebih ingin menghemat waktu dibandingkan menghemat uang," ujar Rudy Ramawy, Country Head Google Indonesia pada jumpa pers "Business Insight with Google: Pelanggan Online Indonesia" di Jakarta, Selasa (1/3).

Hal senada juga diungkapkan oleh Kusumo Martanto, CEO dari Blibli.com, Menurutnya, secara demografi di Indonesia masyarakat dengan usia produktif angkanya sangat besar. Bagi mereka yang berusia produktif tentu waktu sangat berharga karena mereka sibuk bekerja.

Menurut Kusumo, mereka lebih memilih belanja di online shop karena tidak perlu membuang waktu berkeliling mal atau toko untuk mencari barang yang sesuai.

"Tren di kota besar selain di Jakarta juga hampir sama. Walaupun kota lain tidak terlalu macet dan orang punya waktu lebih banyak, namun pembelanja online-nya juga banyak," tuturnya.

"Lewat survei kecil-kecilan yang kita lakukan ditemukan, masyarakat di kota lain melakukan belanja online dengan alasan hemat waktu juga. Menurut mereka lebih baik waktunya buat yang lain, misalnya untuk nonton atau aktivitas sosialisasi lainnya. Dan mereka memilih online shop juga karena malas mencari-cari tokonya di mal atau pusat perbelanjaan," kata Kusumo.

Penulis: Kharina Triananda/JAS