ilustrasi Laku6

Laku6 Dapat Suntikan Dana dari Golden Gate Ventures

ilustrasi Laku6 (Istimewa)

Jakarta - Laku6, startup toko online yang menjual HP bekas bergaransi 30 hari di Indonesia telah menerima investasi tahap awal dari Golden Gate Ventures dan sejumlah angel investor. Namun tidak disebutkan jumlah investasi dari perusahaan modal ventura asal Singapura bernama Golden Gate Ventures (GGV) tersebut.

Dalam keterangan resmi yang diterima Beritasatu.com, Kamis (22/10), dikatakan kalau sejumlah angel investor yang memiliki pengalaman seputar distribusi perangkat mobile seperti Andy Zain, Managing Director di Mountain Kejora Ventures, juga ikut berpartisipasi dalam tahap awal ini. Laku6 sendiri akan menggunakan dana segar tersebut untuk membangun tim, meningkatkan persediaan produk, dan menopang kegiatan promosi.

"Laku6 memposisikan diri mereka di pasar-pasar berkembang, di mana semakin banyak orang ingin meng-upgrade smartphone pertama mereka dan membeli HP second merupakan solusi yang terjangkau. Ini merupakan kesempatan yang unik dan belum banyak tersentuh,” jelas Jeffrey Paine selaku Managing Partner GGV yang kini ikut masuk sebagai anggota dewan Laku6.

Alvin Yap dan Heng Shing Kae merupakan dua sosok yang mendirikan Laku6. Keduanya sudah pernah bekerja sama sebagai CEO dan CTO di startup mereka sebelumnya yakni platform online untuk bermain game mobile bernama TheMobileGamer (TMG).

"Dengan suntikan dana baru ini, kami akan terus membantu pengguna kami meng-upgrade perangkat mereka dengan harga terjangkau," ujar Alvin.

Diluncurkan pada bulan Agustus 2015, Laku6 menjual smartphone bekas bersertifikat secara online di Indonesia. Semua smartphone yang dijual memiliki garansi pengembalian selama 30 hari, dan dapat dibeli dengan metode cash on delivery (COD). Masyarakat juga dapat menjual HP lama mereka di Laku6 dengan harga yang sudah ditetapkan dalam situs.

 

Herman/FER