Situs Bukalapak.com

Pendapatan Naik 7 Kali Lipat, Bukalapak Masih Merugi

Situs Bukalapak.com (Beritasatu.com/ Yudo Dahono)

Jakarta - Sepanjang 2016 lalu, online marketplace Bukalapak berhasil mencatatkan nilai transaksi sekitar Rp 10 trilun. Pendapatan bersihnya juga meningkat hingga tujuh kali lipat. Namun hasil tersebut ternyata belum cukup untuk membuat Bukalapak untung. Di usianya yang sudah tujuh tahun, Bukalapak masih saja merugi.

Co-Founder dan CEO Bukalapak, Achmad Zaky mengatakan hingga saat ini Bukalapak memang belum mendapatkan keuntungan. Apalagi dari total transaksi yang berhasil diraihnya sepanjang 2016, 99 persennya lari ke para pelapak. Hanya satu persennya saja yang masuk ke Bukalapak.

"Tahun lalu kita memang belum untung. Tapi pendapatan bersih Bukalapak naik tujuh kali lipat. Kalau tidak ada biaya marketing hingga iklan, kita sebetulnya sudah untung. Mudah-mudahan saja di 2017 ini sudah bisa (untung)," ujar Achmad Zaky di perayaan tujuh tahun Bukalapak, di Jakarta, Selasa (10/1).

Zaki juga membantah total kerugian Bukalapak pada tahun lalu mencapai sekitar Rp 405 milyar seperti yang banyak diberitakan media. Tanpa menyebut angka pastinya, Zaky mengatakan kerugiannya tidak sebesar itu.

Untuk meningkatkan pendapatannya, Bukalapak juga terus berinovasi dengan menghadirkan beberapa fitur berbayar untuk para pelapaknya, seperti fitur Buka Iklan dan premium membership yang diklaim dapat menaikkan rata-rata pendapatan pelapak hingga 10 kali lipat.

Hingga akhir 2016, Bukalapak telah berhasil meningkatkan jumlah pelapaknya dari 400 ribu di 2015 menjadi 1,3 juta pelapak dengan sekitar 107 juta produk. Selain itu, jumlah pageviews juga meningkat dari 800 juta di 2015 menjadi 13,4 miliar di 2016.



Herman/YUD

BeritaSatu.com