Menkominfo: Hoax Harus Dilawan dengan Aksi Nyata

PMKRI bersama Menkominfo Rudiantara ()

Oleh: / GOR | Rabu, 13 September 2017 | 18:16 WIB

Jakarta - Hoax, ujaran-ujaran kebencian ataupun konten-konten negatif dalam media sosial (medsos) yang mengganggu kenyamanan hidup bermasyarakat harus dilawan dengan aksi nyata, janganlah terus berwacana.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara dalam dialog dengan Pengurus Pusat PMKRI Periode 2016-2018 di Kantor Menkominfo, Jakarta, Rabu (13/09/2017).

Lebih lanjut Menkominfo mengatakan bahwa sudah saatnya semua pihak harus bekerja dalam melawan hal-hal yang negatif atau ujaran-ujaran kebencian yang mengganggu harmoni kehidupan kebangsaan.

Kementerian Komunikasi dan Informasi siap untuk bekerjasama dengan segenap stakeholders dalam melawan hal-hal tersebut. "Kepada teman-teman PMKRI, saya minta untuk kita bergandengan tangan dan bekerjasama dalam menghadapi persoalan ini", ujar Rudiantara.

Ia mengharapkan agar PMKRI dan Kominfo bisa melakukan agenda bersama dalam bentuk aksi nyata untuk memberangus fenomena tersebut.

Sementara itu, PP PMKRI yang diwakili oleh Juventus Prima Yoris Kago selaku Pejabat Sementara Ketua Presidum PP PMKRI, mengatakan bahwa audiensi atau dialog ini merupakan wujud silahturahmi PMKRI dalam membangun komunikasi dan hubungan baik dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Dalam kesempatan itu pula, Juve sapaan akrab Juventus menyampaikan bahwa PP PMKRI akan melakukan kegiatan Konferensi Studi Nasional di Makassar mulai tanggal 25-30 September. Sehingga mengharapkan kehadiran Menteri dalam kegiatan yang mengusung tema Radikalisme dan Kesenjangan Sosial tersebut.

"Kami berharap Bapak bisa hadir di agenda KSN nanti, karena bagi kami konten negatif, hoax dan sebagainya adalah bagian kecil dari embrio gerakan radikalisme," katanya.

Di akhir dialog, Juventus mengapresiasi penawaran kerjasama PP PMKRI dan Kominfo. Ini adalah bagian dari kerja nyata melawan semua upaya memecah belah kehidupan kebangsaan.




Sumber: PR
ARTIKEL TERKAIT