Kiat Membeli Mobil Bekas ala Caready

Diskusi mobil bekas Blue Bird dan MSIG di Jakarta, Rabu (13/9). (Istimewa )

Oleh: Harso Kurniawan / HK | Rabu, 13 September 2017 | 21:16 WIB

Jakarta - Mobil bekas menjadi pilihan sebagian masyarakat lantaran harganya lebih murah dari mobil baru. Selain itu, keunggulan lainnya adalah mobil bekas bisa langsung digunakan, tanpa perlu menunggu keluarnya STNK dan pelat nomor.

Meski begitu, ada risiko yang cukup besar ketika membeli mobil bekas, yakni biaya perbaikan, yang bisa mahal, jika terdapat banyak kerusakan. General Manager Blue Bird Used Cars Hery Sugiarto menyatakan, ada beberapa hal yang harus dilakukan untuk mengurangi risiko itu, yakni cek bentuk eksterior mobil, cek mesin, cek interior, lakukan test drive, dan cek surat-surat mobil. 

“Untuk bentuk eksterior, yang perlu dicermati adalah cat mobil. Perhatikan apakah ada titik-titik karat, penyok, atau goresan,” papar Hery dalam diskusi dengan kalangan blogger di Jakarta, Rabu (13/9).

Selanjutnya, dia menegaskan, cek mesin terdiri atas pemeriksaan selang dan sabuk serta segala jenis kebocoran atau korosi. Adapun pengecekan interior meliputi jok, AC, dan ECU.

Lepas dari situ, dia menuturkan, lakukan test drive untuk memeriksa rem. Caranya dengan pedal dalam-dalam. Mobil dikatakan baik ketika berhenti mendadak, tapi tidak sampai selip. Periksa juga, apakah ada guncangan kecil pada kecepatan 72 kpj, 88 kpj, 105 kpj, dan 121 kpj.

“Konsumen juga harus mengecek, apakah pajak STNK sudah dibayar, lalu sesuaikan data BPKB dan STNK. Cek juga faktur pajak,” papar dia.
Adapun tips sederhana membeli mobil bekas, kata dia, adalah selalu mencari pembanding, membawa mekanik mesin dan bodi, serta membeli di tempat yang kredibel.

Terkait mobil bekas yang dijual Caready, Dia memastikan sudah sesuai standar kualitas Blue Bird, selalu induk usaha. Semua mobil di Caready siap pakai, karena sebelum mobil dihadirkan kepada konsumen sudah dilakukan beberapa hal, seperti seluruh atribut taksi dilepas, bodi dicat kembali sesuai keinginan konsumen, mesin diperiksa dengan peralatan khusus, interior dirapikan, wajib lulus quality control Blue Bird.




Sumber: Investor Daily
ARTIKEL TERKAIT