Kaspersky Berikan Tips Pintar Hadapi Serangan BlueBorne

Ilustrasi malware (istimewa) ()

Oleh: Herman / FER | Kamis, 14 September 2017 | 15:11 WIB

Jakarta - Ada banyak celah keamanan yang dimanfaatkan oleh penjahat siber untuk melancarkan aksinya. Tidak hanya lewat WiFi umum, tetapi juga lewat penggunaan Bluetooth.

Baru-baru ini, peneliti dari Armis Labs melaporkan terdapat vektor serangan terbaru yang dapat membahayakan sistem operasi populer seperti Android, iOS, Windows, Linux, serta perangkat yang menggunakan sistem operasi tersebut.

Vektor baru ini dijuluki BlueBorne, karena menyebar melalui airborne dan menyerang perangkat melalui Bluetooth tanpa disadari pemilik perangkat. Vektor ini memungkinkan penyerang untuk mengendalikan perangkat, mengakses data dan jaringan perusahaan, sampai menyebarkan program jahat (malware) secara lateral ke perangkat yang berdekatan.

Menanggapi perihal BlueBorne ini, Director Global Research & Analysis Team APAC Kaspersky Lab, Vitaly Kamluk mengatakan serangan terhadap Bluetooth, bergantung pada ketersediaan fitur tersebut, serta kedekatannya dengan perangkat.

"Terlepas dari fitur keamanan yang tersedia di perangkat Anda, satu-satunya cara untuk benar-benar mencegah penyerang mengeksploitasi perangkat adalah dengan mematikan fitur Bluetooth di perangkat ketika tidak digunakan, bahkan juga tidak mengaktifkannya ke mode tak terlihat atau tidak terdeteksi, namun benar-benar mematikannya," kata Vitaly Kamluk dalam keterangan resmi yang diterima Beritasatu.com, Kamis (14/9).

Vitaly mengatakan, laporan terbaru tentang kerentanan di Bluetooth stack mencakup beberapa kerentanan pada platform tertentu, namun jumlah kerentanan yang belum ditemukan atau tidak dilaporkan kemungkinan jauh lebih besar. Karenanya, Kaspersky Lab meminta perhatian semua pengguna yang memiliki fitur Bluetooth di perangkatnya agar memperhatikan bahaya tersebut.




Sumber: BeritaSatu.com
ARTIKEL TERKAIT