Registrasi Kartu Prabayar Akan Divalidasi dengan Data Dukcapil

Kartu simcard. (Istimewa)

Oleh: Herman / Dwi Reka Barokah / FER | Rabu, 11 Oktober 2017 | 17:10 WIB

Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) akan memberlakukan registrasi nomor pelanggan jasa telekomunikasi yang divalidasi dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) mulai tanggal 31 Oktober 2017.

Dalam keterangan resmi yang disampaikan Biro Humas Kemkominfo, registrasi ini merupakan upaya pemerintah dalam mencegah penyalahgunaan nomor pelanggan, terutama pelanggan prabayar sebagai komitmen Pemerintah untuk memberikan perlindungan kepada konsumen, serta untuk kepentingan national single identity.

"Untuk mekanismenya, registrasi dapat dilakukan langsung oleh calon pelanggan yang membeli kartu perdana, serta registrasi ulang bagi pelanggan lama. Dampak dari tidak dilakukannya registrasi sesuai ketentuan ini adalah calon pelanggan tidak bisa mengaktifkan kartu perdana dan pemblokiran nomor pelanggan lama secara bertahap," tulis Biro Humas Kemkominfo.

Cara registrasi kartu perdana dilakukan dengan mengirimkan SMS ke 4444 dengan format NIK#NomorKK#. Informasi tersebut harus sesuai dengan NIK yang tertera di Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) dan Kartu Keluarga (KK) agar proses validasi ke database Ditjen Dukcapil dapat berhasil. Proses registrasi dinyatakan berhasil apabila data yang dimasukkan oleh calon pelanggan dan pelanggan lama prabayar tervalidasi.

Setelah proses validasi, penyelenggara jasa telekomunikasi akan mengaktifkan nomor pelanggan paling lambat 1x24 jam. Penyelenggara jasa telekomunikasi juga wajib menyelesaikan registrasi ulang pelanggan prabayar yang datanya belum divalidasi paling lambat tanggal 28 Februari 2018.

Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri), Zudan Arif menegaskan, data yang digunakan untuk registrasi adalah NIK, bukan nomor e-KTP. Sehingga anak berusia di bawah 17 tahun pun bisa melakukan registrasi.

"NIK itu diberikan sejak lahir, jadi anak umur 15 tahun belum punya KTP tetap bisa mempunyai kartu seluler, karena semua penduduk Indonesia memiliki NIK dan semua NIK ada di dalam nomer kartu keluarga," kata dia.




Sumber: BeritaSatu.com
ARTIKEL TERKAIT