Ekspor Kendaraan Utuh Toyota Naik 22 Persen

Toyota CH-R (Istimewa )

Oleh: Herman / FER | Rabu, 11 Oktober 2017 | 19:05 WIB

Tangerang - Sepanjang 2017 hingga bulan September, PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) melaporkan telah membukukan ekspor kendaraan utuh atau completely build up (CBU) sekitar 150.400 unit. Pencapaian ini meningkat 22 persen dari pencapaian tahun lalu, didukung oleh volume SUV Fortuner sebesar 52.500 unit, MPV Avanza sebesar 36.100 unit, serta sedan Vios sebesar 20.700 unit.

Pada tahun ini, Toyota juga menargetkan peningkatan ekspor kendaraan utuh sebesar 10 persen dibandingkan angka ekspor pada tahun 2016 lalu. Sementara itu, untuk ekspor kendaraan terurai atau completely knock down (CKD), jumlahnya mencapai 35.600 unit, mesin bensin lebih dari 99.850 unit, mesin ethanol sebanyak lebih dari 7.350 unit, dan komponen kendaraan sekitar 76,6 juta buah.

"Investasi dan aktivitas kinerja ekspor Toyota di Indonesia selama 30 tahun merupakan wujud keseriusan kami dalam menggarap dan mengeksplorasi potensi pasar yang berdaya saing tinggi. Kerja keras kami membuahkan hasil berupa kepercayaan atas peran TMMIN sebagai salah satu basis produksi kendaraan, mesin, dan komponen Toyota di Asia Pasifik untuk memenuhi permintaan global," kata Wakil Presiden Direktur TMMIN, Edward Otto Kanter, di acara pembukaan Trade Expo 2017 yang berlokasi di ICE BSD, Tangerang, Rabu (11/10).

TMMIN juga melaporkan saat ini kontribusi kendaraan utuh bermerk Toyota bagi total ekspor otomotif nasional Indonesia sebesar 87 persen yang terdiri dari ekspor sembilan model, yaitu Kijang Innova, Fortuner, Vios, Yaris, Avanza, Rush, Town/Lite Ace, Agya, dan Sienta.

Produk-produk ekspor kendaraan Toyota ini dikirim ke lebih dari 80 negara di kawasan Asia, Afrika, Amerika Latin, Kepulauan Karibia, Pasifik, serta Timur Tengah

 




Sumber: BeritaSatu.com
ARTIKEL TERKAIT