Lewat Pameran IIXS, APJII Hubungkan Industri Internet dan Hospitality

Kiri ke Kanan: Vice Chairman Hotel Informatiin Technology Association (HITA) Lingga Darmawan, Chairman HITA Albertus GP, Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Jamalul Izza dan Chairman Jakarta Hotels Association Alexander Nayoan berbincang disela memberikan keterangan terkait penyelenggaraan Indonesia Internet Expo & Summit di Jakarta, Rabu (11/10). (Istimewa)

Oleh: Feriawan Hidayat / FER | Rabu, 11 Oktober 2017 | 22:41 WIB

Jakarta - Mengingat makin besarnya peran Internet dan sektor teknologi informasi (TI) dalam aplikasi di industri hospitality, Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), berinisiatif menggelar pameran tahunan International Internet Expo and Summit (IIXS) yang mengusung tema "Internet Based Service in Hospitality Market (Penggunaan Internet di Industri Hospitality)" yang rencananya akan berlangsung pada tanggal 23 sampai 25 November 2017, di Jakarta Convention Center (JCC) Jakarta.

"Dalam pameran IIXS tahun ini, kami berharap bisa menghubungkan dunia internet dengan industri hospitality. Karena itu kami mengambil tema Internet Based Service in Hospitality Market," ujar Ketua Umum APJII, Jamalul Izza, di Jakarta, Rabu (11/10).

Menurut Jamal, kebutuhan industri hospitality akan jasa layanan internet semakin besar, mulai dari sistim pendaftaran pengunjung hotel (booking system), cloud service, hingga berbagai layanan di dalam kamar seperti internet protocol television (IPTV) yang bisa menyediakan layanan multimedia TV yang lebih interaktif.

"Sehingga, pengguna bisa melakukan komunikasi timbal-balik secara real time melalui pesawat televisi setelah terhubung dengan sebuah penyedia konten melalui internet," tambahnya.

Sementara itu, Ketua Umum Jakarta Hotel Association (JHA) Alexander Nayoan mengatakan, kini banyak pengelola hotel semakin mengandalkan pemesanan kamar lewat untuk para tamu melalui internet (online booking). "Kami di dunia hotel itu sekarang memaksa orang untuk melakukan pemesanan lewat internet," ujarnya.

Hal tersebut, kata Alex, akan menghemat biaya operasional hotel, sehingga hotel operator bisa memfokuskan layanan keramah tamahannya. "Booking ke internet itu kan juga ada yang melalui travel agent. Peningkatannya dahsyat sekali. Bahkan, sekarang ada hotel-hotel yang 100 persen mengandalkan internet booking, terutama hotel kecil," jelasnya.




Sumber: BeritaSatu.com
ARTIKEL TERKAIT