Ilustrasi orang baru pertama kali bertemu.
Menilai orang lain adalah bentuk pertahanan diri.

Hanya butuh waktu 7 detik bagi orang yang baru pertama kali bertemu untuk saling menilai. Demikian pendapat Linda Blair, psikolog dan pengarang buku Straight Talking.

Menurut Blair, saat seseorang menilai orang lain, hal itu dilakukan di bawah sadar, dan terjadi sebagai bentuk insting bertahan hidup.

Judi James, pengarang buku The Body Language Bible sepakat dengan Blair. Menurut James, tindakan manusia untuk menilai orang lain di awal pertemuan adalah bentuk upaya pertahanan diri (survival).

Walau saat ini kita mengerti, menilai orang lain di awal pertemuan padahal belum benar-benar kenal mendalam adalah bentuk prasangka dan bukan hal yang terpuji --ingat ujar-ujar "don't judge a book by it's cover"?-- namun, pada dasarnya, ini adalah respons primitif yang masih tersisa dalam manusia dan tak bisa dibuang.

"Inti utamanya kita menilai orang untuk mencari kemungkinan apakah posisi kita sedang terancam, tetapi ada pula penilaian-penilaian otomatis, seperti asumsi mengenai daya tarik dan kepribadian," jelas Blair.

Menurut James, di masa kini, manusia menilai orang lain dengan cepat karena semua orang merasa kekurangan waktu. Menilai orang lain dengan cepat adalah bentuk jalan singkat karena merasa tak punya banyak waktu untuk mengenal pribadi masing-masing.

James juga memperingatkan, karena sudah diketahui sekarang bahwa setiap manusia cenderung menilai orang lain dalam waktu 7 detik awal pertemuan, jangan lupa untuk memperhatikan diri saat akan bertemu orang lain.

Sebelum bertemu orang lain, selalu cek kembali penampilan dan pembawaan diri. Atur napas untuk meredakan ketegangan dan menenangkan diri karena rasa malu maupun panik.

Kendalikan diri untuk mengatur kepercayaan diri, menenangkan otot-otot, dan sebagainya. Upayakan untuk tersenyum, tegakkan punggung, dan upayakan untuk merasa tertarik dengan orang yang ditemui, gunakan bahasa tubuh yang menunjukkan keterbukaan, jangan melipat tangan maupun kaki di depan tubuh.

Penulis: /MLM